Yono Jehanu Pimpin Askab PSSI Manggarai Barat 2025–2029

  • 28 Nov 2025 22:55 WIB
  •  Ende

KBRN, Manggarai Barat: Marianus Yono Jehanu kembali ditetapkan sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk periode 2025 hingga 2029. Pelantikan tersebut digelar di Hotel Zasgo, Labuan Bajo, Jumat (28/11/2025), dan dipimpin langsung oleh Ketua Asprov PSSI NTT, Chris Mboeik.

Acara pelantikan berlangsung meriah dan turut dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Pusat, Yunus Nusi, jajaran Asprov PSSI NTT, Sekretaris Saerah (Sekda) Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, unsur Forkopimda, serta para pelaku sepak bola di daerah. Kehadiran berbagai unsur ini memperlihatkan dukungan luas terhadap kepengurusan baru Askab PSSI Manggarai Barat.

Dalam sambutannya, Ketua Asprov PSSI NTT, Chris Mboeik, menegaskan besarnya potensi Manggarai Barat dalam pengembangan sepak bola. Ia mengajak pemerintah daerah untuk menempatkan sepak bola sebagai bagian dari strategi pembangunan pariwisata.

“Manggarai Barat adalah daerah super prioritas. Kita tidak hanya menjual alam, tetapi juga perlu melahirkan daya tarik baru melalui sepak bola,” kata Chris.

Chris juga menilai Labuan Bajo memiliki magnet tersendiri bagi publik nasional, sehingga pembangunan stadion berstandar internasional menjadi kebutuhan mendesak. Ia menegaskan potensi dampaknya terhadap ekonomi daerah.

“Sepak bola hari ini bukan hanya mempersatukan, tetapi menjadi sumber penghidupan. Jika kita punya stadion standar, efeknya terhadap PAD akan besar,” ujarnya.

Selain itu, Chris menyoroti perlunya kreativitas daerah dalam memaksimalkan potensi yang sudah ada. Menurutnya, Manggarai Barat memiliki modal besar untuk menciptakan destinasi olahraga yang mampu menunjang pariwisata dan membuka peluang investasi. Ia menegaskan bahwa infrastruktur olahraga representatif dapat mendorong kegiatan berskala nasional hingga internasional.

Sementara itu, Sekda Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, menyampaikan ucapan selamat kepada Yono dan seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menyebut periode 2025–2029 akan menjadi masa penuh tantangan, terutama dengan akan digelarnya PON di wilayah NTT dan NTB.

“Kami sudah berdiskusi dengan Bapak Sekjen tentang rencana pembangunan stadion. Pemerintah pusat sedang menyiapkan pembangunan stadion di beberapa daerah, dan Manggarai Barat harus memanfaatkan peluang itu,” ungkap Fransiskus.

Ia juga menekankan pentingnya fasilitas olahraga yang memadai untuk mendukung sport tourism di Manggarai Barat. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong pembenahan stadion agar dapat memenuhi standar internasional.

“Stadion representatif sangat kita butuhkan. Pesan Ketua PSSI Provinsi tadi sudah jelas sport tourism harus didorong lebih kuat,” ujarnya.

Melalui pelantikan pengurus baru ini, Askab PSSI Manggarai Barat dapat memperkuat fondasi pembinaan dan pengembangan sepak bola daerah. Begitupun dengan sinergi antara PSSI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, agar dapat membawa prestasi yang lebih baik serta mendorong lahirnya potensi-potensi baru guna kemajuan olahraga maupun pariwisata di Manggarai Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....