Peserta Lomba Apresiasi Lintasan Pacu Sirkuit Angin Laut
- 20 Jun 2025 16:22 WIB
- Ende
KBRN,Nagekeo: Lomba pacuan kuda Piala Bupati Nagekeo Cup yang berlangsung di sirkuit Angin Laut, Desa Tonggurambang, menjadi sorotan berbagai kalangan. Salah satu peserta dari Kabupaten Kupang, Daud Son Mesah, yang juga merupakan pelatih kuda pacu, memberikan apresiasi terhadap kualitas lintasan yang digunakan. Hal ini disampaikan oleh Daud saat wawancara dengan RRI pada Kamis, (19/6/2025).
Daud menjelaskan bahwa lintasan pacu di sirkuit Angin Laut sangat ideal untuk lomba pacuan kuda. "Letaknya yang strategis dan lingkungan sekitarnya yang mendukung membuat lintasan ini sangat cocok untuk menggelar event seperti ini," ujarnya. Menurutnya, pemandangan yang indah dan aksesibilitas yang baik menjadi nilai tambah untuk sirkuit ini.
Lomba pacuan kuda ini diikuti oleh berbagai peserta dari Nusa Tenggara Timur, termasuk kuda-kuda pacu yang terkenal seperti Jordan, Ratu Galilea, dan Bintang Samudra. Daud berharap, dengan infrastruktur yang baik, kota Nagekeo dapat menjadi pusat kegiatan olahraga pacuan kuda di masa depan.
Lebih jauh, Daud menyatakan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Nagekeo melakukan pengembangan secara permanen terhadap sirkuit ini. "Dengan pengembangan yang baik, kita bisa menggelar event-event lainnya dan membawa olahraga pacuan kuda ke level yang lebih tinggi,"ujar Daud.
Event ini bukan hanya sekedar perlombaan, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar daerah. Komunitas pacuan kuda di Nusa Tenggara Timur pun diharapkan bisa bertumbuh lebih besar dan lebih berprestasi.
Dalam konteks ini, dukungan dari pemerintah dan pihak swasta sangat penting untuk mewujudkan tujuan tersebut. Dengan adanya investasi lebih dalam pengelolaan sirkuit, harapan akan munculnya bibit-bibit baru dalam dunia pacuan kuda di Nagekeo semakin mungkin untuk terwujud.
Event Piala Bupati Nagekeo 2025 merupakan momentum yang tepat bagi daerah tersebut untuk menunjukkan potensi pariwisata dan olahraga kepada masyarakat luas. Apresiasi dari peserta lomba seperti Daud Son Mesah menjadi sinyal positif untuk masa depan olahraga pacuan kuda di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....