Bappenas Resmi Buka Program OJT 2026 untuk Tingkatkan Kapasitas Perencana Daerah
- 06 Okt 2026 21:46 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian PPN Bappenas resmi membuka program pelatihan non-klasikal On the Job Training atau Magang Dalam Negeri tahun 2026. Program berbasis metode belajar sambil bekerja ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman Aparatur Sipil Negara perencana pembangunan di seluruh Indonesia.
Acara pembukaan program diselenggarakan pada Selasa, 6 Oktober 2026 di Ruang Benny S. Mulyana Jakarta. Kegiatan resmi ini berlangsung di Gedung Kementerian PPN Bappenas, Jalan Taman Suropati Nomor 2 Menteng.
Pembukaan OJT diresmikan oleh Inspektur Utama Bappenas Oktorika didampingi Kepala Pusbindiklatren Bappenas Wignyo Adiyoso. Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Ewin Sofian Winata.
Direktur Alokasi Anggaran Pembangunan Pusat dan Daerah Nursyaf Rullihandia juga hadir dalam pembukaan tersebut. Hadir pula Direktur Pemerintahan, Keuangan Daerah, dan Transfer ke Daerah Anang Budi Gunawan.
Penyelenggaraan OJT tahun 2026 dilaksanakan melalui dua skema utama, yakni skema Reguler dan skema Penelitian Kebijakan. Skema Reguler menitikberatkan pada pemahaman sistem perencanaan, sedangkan skema Penelitian Kebijakan berfokus pada penyusunan makalah kebijakan serta inovasi daerah.
Pelaksanaan program OJT tahun ini dibiayai melalui mekanisme saling tanggung atau cost sharing antara Bappenas dan instansi asal peserta. Pusat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Perencana menanggung biaya hidup peserta, sedangkan instansi asal bertanggung jawab atas biaya transportasi penerbangan.
Dua pegawai LPP RRI Ende tercatat berhasil lolos seleksi ketat untuk mengikuti program pengembangan kompetensi tersebut. Kedua pegawai berprestasi itu adalah Antoni dari unit kerja Perencanaan Evaluasi Program serta Yanti Verawati dari Perencanaan Keuangan.
Antoni secara resmi diterima untuk melaksanakan penugasan magang pada Biro Humas Kearsipan dan Tata Usaha Pimpinan. Sementara itu Yanti Verawati ditempatkan secara khusus pada Biro Umum Kementerian PPN Bappenas Jakarta.
Selama masa magang satu hingga tiga bulan, para peserta diwajibkan menyusun laporan magang serta rencana aksi implementatif. Rencana aksi tersebut dirancang untuk memberikan kontribusi nyata dalam penyelesaian berbagai permasalahan pembangunan di daerah asal peserta.
Pengalaman kerja di lingkungan kementerian diproyeksikan mampu memperluas wawasan praktis serta memperkuat jejaring kolaborasi antarlembaga. Pengetahuan tata kelola perencanaan nasional yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara optimal saat peserta kembali ke daerah.
Melalui program OJT ini para alumni diharapkan mampu bertindak sebagai agen perubahan di instansi masing-masing. Transfer pengetahuan serta penerapan prinsip kerja efisien diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas perencanaan pembangunan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....