Lanal Labuan Bajo Tempuh Laut Antar Bantuan ke Pesisir Manggarai

  • 02 Sep 2026 18:20 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Kondisi laut yang surut tidak menghalangi prajurit Pangkalan TNI AL (Lanal) Labuan Bajo bersama masyarakat menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah pesisir Kabupaten Manggarai.

Komandan Lanal Labuan Bajo Letkol Laut (P) Aan Harminanto, bersama prajurit Lanal Labuan Bajo menempuh perjalanan menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) menuju Kampung Baru dan Kampung Para Londo, Selasa 1 September 2026.

Komandan Lanal Labuan Bajo Letkol Laut (P) Aan Harminanto, bersama prajurit Lanal Labuan Bajo.

Bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat pesisir dan nelayan kecil yang terdampak gempa bumi Flores. Sejumlah kebutuhan dasar dibawa dalam perjalanan, di antaranya beras, minyak goreng, gula, obat-obatan, susu dan mi instan.

Namun, ketika RBB mendekati wilayah pesisir, kondisi laut yang sedang surut membuat kapal tidak dapat merapat hingga ke daratan. Bantuan kemudian dipindahkan secara bertahap menggunakan perahu-perahu kecil milik masyarakat.

Prajurit TNI AL bersama warga bahu-membahu mengangkut karung beras, kebutuhan pokok, obat-obatan, susu dan mi instan dari RBB menuju perahu kecil yang kemudian membawa bantuan ke daratan.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses distribusi bantuan. Warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi turut membantu proses pemindahan logistik hingga dapat dibawa ke wilayah permukiman.

Kondisi tersebut menunjukkan semangat gotong royong tetap terjaga di tengah situasi pascabencana. Keterbatasan akses akibat kondisi alam tidak menjadi penghalang bagi prajurit dan masyarakat untuk memastikan bantuan tiba di lokasi tujuan.

Bagi masyarakat pesisir, bantuan yang datang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan selama menjalani masa pemulihan pascagempa.

Perjalanan melalui jalur laut menjadi salah satu upaya Lanal Labuan Bajo menjangkau wilayah yang memiliki keterbatasan akses darat. Penyaluran dilakukan dengan menyesuaikan kondisi medan dan situasi di lapangan.

Semangat kebersamaan antara prajurit TNI AL dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan dapat diterima warga yang membutuhkan.

Meski laut sedang surut dan RBB tidak dapat merapat ke daratan, proses distribusi tetap berjalan. Perahu-perahu kecil masyarakat menjadi penghubung hingga bantuan berhasil dibawa ke daratan.

Kegiatan tersebut menegaskan bahwa dalam situasi bencana, keterbatasan akses dapat diatasi melalui koordinasi dan gotong royong antara petugas dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....