Update Gempa Flores Pada H+3 : 70 Meninggal, 1.182 Luka-Luka, 40.040 Mengungsi
- 19 Agt 2026 15:01 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Pemerintah memperbarui data dampak gempa Flores hingga hari ketiga pascabencana atau H+3. Berdasarkan keterangan Plt. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan (Pusdatinkomben) Berton Panjaitan di Media Centre, Kantor Bupati Manggarai Barat, Selasa, 18 Agustus 2026 sore, tercatat 70 orang meninggal dunia, 1.182 orang mengalami luka-luka, sementara 40.040 warga berada di tenda maupun lokasi pengungsian.
Dari total korban meninggal, 27 jiwa berasal dari Manggarai, 25 Manggarai Timur, 8 Nagekeo, 4 Sikka, serta masing-masing 2 jiwa dari Manggarai Barat, Ende, dan Ngada. Korban terdiri atas 41 laki-laki dan 29 perempuan. Sementara korban luka tersebar di tujuh kabupaten, dengan Manggarai Timur menjadi daerah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 442 luka berat dan 513 luka ringan.
Pemerintah juga mencatat 11.925 rumah mengalami kerusakan, terdiri dari 5.516 rusak berat, 1.916 rusak sedang, dan 4.493 rusak ringan. Jumlah pengungsi mencapai 40.040 jiwa, dengan Manggarai Timur menjadi wilayah terbanyak, mencapai lebih dari 14.000 orang yang mengungsi secara mandiri, disusul Manggarai sebanyak 6.487 jiwa dan Nagekeo 6.221 jiwa.
Pemerintah menyebut tingginya angka pengungsian tidak semata-mata dipengaruhi kerusakan rumah, tetapi juga dampak psikologis dan kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan gempa susulan. Hingga H+3, tercatat 2.119 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,3.
Di sektor infrastruktur, penanganan terus dilakukan untuk memulihkan akses dan layanan dasar masyarakat. Dari 33 titik longsor yang dilaporkan, sebanyak 32 titik telah ditangani sementara dan kembali fungsional. Sejumlah titik patahan jalan dan kerusakan jembatan juga masih dapat dilalui, sementara ruas Wolowaru–Maumere telah kembali terbuka.
Pemerintah turut memobilisasi tujuh excavator dan empat loader, sedangkan BBWS Nusa Tenggara II mengerahkan 13 excavator untuk mendukung penanganan infrastruktur sumber daya air. Pemulihan layanan publik juga menunjukkan perkembangan positif. Hingga pukul 05.00 WIB, sebanyak 99,95 persen pelanggan listrik telah kembali terlayani, sementara pemulihan jaringan Telkomsel di wilayah terdampak mencapai 99,7 persen.
Bantuan Presiden telah didistribusikan, Pertamina menyiapkan 2,5 ton BBM untuk mendukung operasional darurat di Manggarai, dan aktivitas pariwisata di Labuan Bajo serta Taman Nasional Komodo dipastikan tetap aman dan normal. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada terhadap gempa susulan, serta tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti informasi resmi dari BPBD, BMKG, dan pemerintah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....