Kepala BNPB Tinjau Ngada, Pastikan Penanganan Darurat Pascagempa Flores Optimal
- 19 Agt 2026 11:59 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngada - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. mengunjungi Kabupaten Ngada dan Nagekeo, NTT, Selasa, 18 Agustus 2026, untuk memastikan penanganan darurat pascagempa bumi Magnitudo 7,7 Flores berjalan optimal. Kunjungan tersebut juga dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, termasuk pelayanan kesehatan dan logistik, dapat terpenuhi dengan cepat.
Suharyanto bertolak dari Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, menuju wilayah terdampak melalui Bandara Turelelo, Bajawa. Setibanya di Ngada, ia langsung meninjau sejumlah fasilitas pelayanan publik yang terdampak gempa, termasuk Rumah Sakit Pratama Riung dan Puskesmas Riung. Rumah Sakit Pratama Riung mengalami kerusakan pada bagian plafon, sementara kerusakan di Puskesmas Riung menyebabkan sejumlah pasien harus dievakuasi dan menjalani perawatan di halaman fasilitas kesehatan.
Dalam kunjungannya, Kepala BNPB berdialog langsung dengan pasien, tenaga kesehatan, dan warga untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan di lapangan. Ia menegaskan pemerintah akan memastikan dukungan selama masa tanggap darurat, mulai dari logistik, peralatan, pelayanan kesehatan, hingga dapur umum. “Kehadiran kami di sini untuk memastikan kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi,” ujar Suharyanto.
Perhatian juga diberikan kepada kelompok rentan, khususnya anak-anak yang berada di lokasi pengungsian. Kepala BNPB menyerahkan bantuan logistik dan berbagai kebutuhan anak kepada para penyintas. Di sisi lain, BNPB bersama pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, tenaga kesehatan, relawan, dan unsur terkait terus melakukan asesmen terhadap kerusakan fasilitas kesehatan serta fasilitas umum untuk menentukan dukungan lanjutan sesuai kebutuhan dan prioritas.
Pemerintah juga menyiapkan langkah alternatif agar pelayanan kesehatan tetap berjalan di fasilitas yang mengalami kerusakan dan belum dapat digunakan secara normal. BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas, terutama untuk tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman. Penanganan darurat akan terus dipantau agar bantuan dapat diberikan secara cepat, tepat sasaran, dan menjangkau seluruh wilayah terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....