BMKG Bantah Prediksi Gempa Besar Susulan di NTT
- 15 Agt 2026 15:17 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan informasi yang beredar di media sosial terkait prediksi gempa bumi besar susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026, merupakan informasi tidak benar atau hoaks.Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Trastama, mengatakan hingga saat ini gempa bumi belum dapat diprediksi secara tepat, baik waktu kejadian, lokasi, maupun kekuatannya.
Hal tersebut disampaikan Arief dalam konferensi pers, Sabtu, 15 Agustus 2026. Ia menjelaskan, teknologi dan ilmu pengetahuan saat ini baru mampu mendeteksi gempa setelah terjadi serta menentukan parameter gempa. Menurutnya, klaim mengenai akan terjadinya gempa besar pada tanggal tertentu tidak memiliki dasar ilmiah dan bukan merupakan pernyataan resmi BMKG.
“Ilmu pengetahuan dan teknologi yang tersedia hanya mampu mendeteksi gempa setelah terjadi, menentukan parameter gempa seperti magnitudo, kedalaman, dan lokasi episenter, serta menganalisis potensi tsunami apabila memenuhi syarat tertentu,” ucap Arief.
Arief meminta masyarakat tidak panik dan tetap tenang dalam menyikapi informasi kebencanaan yang beredar melalui media sosial. BMKG juga mengingatkan masyarakat agar memperoleh informasi terkait gempa bumi dan tsunami hanya melalui kanal resmi BMKG serta tidak ikut menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....