Terjadi 169 Kali Gempa Susulan, Bupati Mabar Minta Warga Tidak Percaya Hoaks
- 15 Agt 2026 14:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Bupati Manggarai, Barat Edistasius Endi meminta masyarakat tetap waspada setelah gempa utama berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 15 Agustus 2026 pagi. Bupati mengatakan, berdasarkan pemantauan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan BMKG, gempa utama tersebut diikuti sebanyak 169 kali gempa susulan.
“Tadi pagi kita semua tahu bahwa terjadi gempa utama dengan kekuatan 7,7 magnitude, lalu setelah itu ada gempa susulan sebanyak 169 kali,” ujar Edistasius dalam keterangan pers di Labuan Bajo, Sabtu sore.
Menurutnya, saat gempa utama terjadi sempat terjadi peningkatan muka air laut sekitar 0,3 meter. Namun, kondisi tersebut dinilai tidak berpotensi membahayakan masyarakat.
Bupati juga mengimbau masyarakat tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang. Ia juga meminta warga tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, karena dapat memicu kepanikan di tengah situasi pascabencana.
“Pertama, tetap waspada. Yang kedua, jangan percaya dengan berita-berita hoaks, karena itu yang membuat masyarakat panik,” katanya.
Selain itu, Edistasius juga mengajak insan pers berperan dalam menyampaikan informasi yang valid dan akurat kepada masyarakat. Menurutnya, pemberitaan yang benar dan menenangkan sangat dibutuhkan dalam situasi seperti saat ini.
“Saya sangat berharap kepada teman-teman pers, mari kita sama-sama memberikan berita yang valid, akurat, serta memberikan ketenangan kepada seluruh masyarakat yang ada di kabupaten ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati memastikan sejumlah aktivitas publik di Labuan Bajo kembali berjalan normal. Fasilitas kepelabuhanan di Marina Labuan Bajo dan Multipurpose Wae Kelambu berjalan normal, sedangkan aktivitas penerbangan di Bandara Komodo tetap berlangsung sesuai jadwal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....