Gempa Flores, Penutupan Festival Golo Koe 2026 Dihentikan

  • 15 Agt 2026 13:59 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Labuan Bajo – Keuskupan Labuan Bajo bersama Panitia Festival Golo Koe 2026 dan pihak terkait menghentikan seluruh rangkaian kegiatan penutupan Festival Golo Koe 2026 yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 17.00 WITA di Waterfront City Labuan Bajo.

Keputusan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi Keuskupan Labuan Bajo tertanggal 15 Agustus 2026. Penghentian dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan situasi pascagempa bumi berkekuatan 7,7 SR yang terjadi sekitar 45 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, Flores.

Keuskupan Labuan Bajo menyebut keselamatan dan keamanan menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut. Hal itu mencakup keselamatan peserta, masyarakat, pelaku UMKM, tamu, panitia, petugas, serta seluruh pihak yang terlibat dalam Festival Golo Koe 2026.

Rangkaian kegiatan yang dihentikan meliputi Misa Penutupan Festival, konser musik dan pentas seni, pameran UMKM, serta berbagai kegiatan pendukung lainnya.

Penghentian kegiatan juga menjadi bentuk empati, solidaritas, dan keprihatinan terhadap masyarakat di berbagai wilayah Flores yang terdampak bencana gempa bumi.

Keuskupan Labuan Bajo mengajak masyarakat, peserta, pelaku UMKM, tamu undangan, komunitas, serta seluruh pihak yang telah mendukung Festival Golo Koe 2026 menerima keputusan tersebut dengan penuh pengertian.

Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan waspada serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang. Warga diminta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga di tengah situasi pascagempa.

Keuskupan Labuan Bajo turut menyampaikan doa dan solidaritas bagi seluruh masyarakat yang terdampak gempa bumi di wilayah Flores. Keuskupan berharap kondisi segera pulih dan situasi kembali kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....