Kedubes Inggris Soroti Travel Bodong hingga Keselamatan Pelayaran di Labuan Bajo

  • 14 Agt 2026 21:34 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Kedutaan Besar Britania Raya menyoroti sejumlah persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan wisatawan asing di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Hal itu disampaikan dalam audiensi bersama jajaran TNI-Polri di Mako Polres Manggarai Barat, Jumat 14 Agustus 2026.

Audiensi tersebut dipimpin HM Consul untuk Indonesia, Charlotte Whitaker, dan dihadiri Kapolres Manggarai Barat AKBP, Christian Kadang, Komandan Lanal Labuan Bajo Letkol Laut (P), Aan Harminanto, serta Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf. Budiman Manurung.

Charlotte mengatakan Labuan Bajo menjadi salah satu destinasi yang diminati wisatawan asal Britania Raya. Karena itu, aspek keselamatan dan kepastian hukum bagi warga negara Inggris menjadi perhatian penting.

“Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi impian warga Britania Raya saat berkunjung ke Indonesia. Oleh karena itu, keselamatan dan kepastian hukum bagi warga negara kami menjadi prioritas utama,” ujar Charlotte.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan dibahas, antara lain dugaan penipuan oleh agen perjalanan, keterbatasan pemandu wisata berlisensi, hingga risiko kecelakaan pelayaran di perairan Taman Nasional Komodo. Persoalan komunikasi antara kru kapal dan wisatawan akibat kendala bahasa juga menjadi perhatian.

Selain itu, ia juga mengapresiasi respons aparat keamanan di Labuan Bajo dalam menangani persoalan yang dialami wisatawan asing. Menurutnya, penanganan cepat diperlukan untuk memberikan rasa aman sekaligus menjaga kepercayaan wisatawan terhadap destinasi.

Sementara itu, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang merugikan wisatawan. Kepolisian juga terus mengoptimalkan pendampingan bagi wisatawan asing yang mengalami persoalan selama berada di wilayah Manggarai Barat.

“Polres Manggarai Barat berkomitmen penuh menjamin keamanan seluruh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Terhadap oknum agen travel bodong atau calo nakal yang merugikan wisatawan, kami pastikan tindakan hukum tegas tanpa kompromi,” ungkapnya.

Selain penipuan perjalanan, kepolisian bersama unsur terkait juga memperkuat pengawasan terhadap kapal wisata. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kelaikan armada, kelengkapan dokumen, serta fasilitas keselamatan seperti jaket pelampung sesuai ketentuan.

Di kesempatan yang sama, Komandan Lanal Labuan Bajo Letkol Laut (P) Aan Harminanto mengatakan sinergi TNI AL, Polairud, dan otoritas pelabuhan terus diperkuat, terutama dalam mengawasi aktivitas pelayaran wisata dan memastikan operator memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar.

“Wilayah perairan Labuan Bajo memiliki karakter cuaca dan arus yang dinamis. Sinergi antara TNI Angkatan Laut, Polairud, dan pihak otoritas pelabuhan terus kami perkuat untuk memastikan seluruh kapal wisata mematuhi regulasi keselamatan dan prakiraan cuaca dari BMKG sebelum berlayar," ucapnya.

Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf. Budiman Manurung, turut mengimbau seluruh pihak pengelola industri pariwisata lokal agar senantiasa menjaga keharmonisan dan ketertiban wilayah.

"Keamanan destinasi wisata adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau para wisatawan untuk selalu menggunakan operator resmi terdaftar, serta mengajak masyarakat lokal untuk bersama-sama menjaga citra positif Labuan Bajo di mata dunia," ungkapnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen memperkuat komunikasi antara Polres Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, Kodim 1630/Manggarai Barat, dan Kedutaan Besar Britania Raya. Koordinasi tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila wisatawan Inggris menghadapi kondisi darurat, kecelakaan, maupun persoalan hukum di Labuan Bajo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....