Wamenpar: Perempuan Kunci Kemajuan Pariwisata Indonesia

  • 29 Jul 2026 08:43 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menegaskan perempuan merupakan penggerak utama ekosistem pariwisata Indonesia. Hal itu disampaikannya saat membuka Women's Leadership Forum 2026 bertema Women Leading Tourism: Membangun Destinasi yang Berkelas Dunia melalui Kepemimpinan, Inovasi, dan Kolaborasi di Jakarta, Senin, 27 Juli 2026.

Menurut Ni Luh Puspa, perempuan memiliki peran besar dalam sektor pariwisata, mulai dari penggerak UMKM, pengelola desa wisata, pemilik homestay, pemandu wisata, hingga pelestari seni dan budaya. Berdasarkan data UN Tourism, sekitar 54 persen tenaga kerja di sektor pariwisata merupakan perempuan.

Ia menjelaskan kekuatan pariwisata Indonesia bertumpu pada kekayaan alam dan budaya yang banyak dijaga serta dikembangkan oleh perempuan. Kontribusi tersebut menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.

Meski demikian, Ni Luh Puspa mengakui masih terdapat tantangan dalam mewujudkan kesetaraan gender di sektor pariwisata. Perempuan dinilai masih menghadapi keterbatasan untuk menduduki posisi kepemimpinan dan memperoleh kesempatan yang setara di berbagai bidang industri pariwisata.

"Masih ada anggapan perempuan hanya menjadi pelengkap. Padahal tanpa perempuan, ekosistem pariwisata tidak akan bergerak," ujar Ni Luh Puspa.

Karena itu, Kementerian Pariwisata mendorong kebijakan yang memberikan akses lebih luas bagi perempuan untuk menduduki posisi strategis. Di akhir sambutannya, Ni Luh Puspa mengajak seluruh perempuan memperkuat jejaring, saling mendukung, dan mengambil peran lebih besar dalam pembangunan pariwisata nasional demi menciptakan masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....