Komdigi Temukan Penyalahgunaan Registrasi Kartu SIM Berbasis Biometrik
- 21 Jul 2026 11:33 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menemukan praktik penyalahgunaan registrasi kartu SIM berbasis biometrik yang dilakukan oleh oknum penjual. Praktik tersebut dinilai merugikan pelanggan karena nomor telepon tidak terdaftar atas nama pemilik sebenarnya.
Temuan itu disampaikan Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, saat melakukan pengecekan implementasi registrasi pelanggan menggunakan teknologi face recognition di pusat perbelanjaan kawasan Yogyakarta, Jumat , 17 Juli 2026.
Edwin menjelaskan seluruh operator seluler telah menerapkan registrasi pelanggan menggunakan data biometrik. Namun, di lapangan masih ditemukan penjual yang lebih dahulu mengaktifkan kartu SIM menggunakan biometrik miliknya sebelum dijual kepada pelanggan.
"Masih ada yang mau coba-coba gitu ya. Kartu diaktivasi dengan wajahnya, dibawa oleh customer, setelah customer pakai, kemudian di-unregister, jadi customer-nya merugi," ujar Edwin.
Menurutnya, praktik tersebut tidak dibenarkan karena identitas yang tercatat bukan milik pengguna sebenarnya. Kondisi itu berpotensi menimbulkan persoalan bagi pelanggan dalam penggunaan layanan telekomunikasi.
"Ini praktik-praktik di lapangan yang harus diperhatikan, kita sekarang eranya kejujuran, apa yang kita pakai itu harus atas nama kita," tegasnya.
Edwin menekankan implementasi registrasi pelanggan menggunakan data biometrik membutuhkan komitmen seluruh pihak, mulai dari operator hingga mitra penjualan, agar proses registrasi berjalan transparan, akurat, dan sesuai ketentuan.
Meski demikian, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan mayoritas penyelenggara dan mitra penjualan telah mematuhi aturan registrasi berbasis biometrik.
"Sudah lebih banyak yang comply daripada yang tidak, tapi yang tidak ini semoga semakin lama semakin menghilang dan kita bisa berjalan dengan lebih baik lagi," ujar Edwin.
Komdigi terus mendorong seluruh pihak mematuhi mekanisme registrasi berbasis biometrik guna meningkatkan keamanan data pelanggan sekaligus memastikan setiap nomor telepon terdaftar atas identitas pemilik yang sah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....