Kemenpar Perkuat Fasilitator Pariwisata Hijau

  • 06 Jun 2026 15:37 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali menggelar Training of Trainers (ToT) Green Tourism MSMEs 2026. Kegiatan ini untuk memperkuat kapasitas fasilitator pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat di berbagai destinasi wisata Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Malang, Jawa Timur, pada 18–24 Mei 2026 itu merupakan tahun kedua pelaksanaan program Green Tourism MSMEs. Sebelumnya, program serupa telah menjangkau lebih dari 973 pelaku usaha pariwisata di Yogyakarta sepanjang 2025.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Martini M. Paham, Rabu 3 Juni 2026 mengatakan program tersebut dirancang untuk melahirkan fasilitator lokal yang mampu memperluas penerapan praktik pariwisata berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di destinasi wisata.

“Melalui program Green Tourism MSMEs, kami ingin mendorong lahirnya fasilitator lokal yang mampu memperluas praktik pariwisata berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di destinasi wisata,” ujar Martini.

Sebanyak 15 peserta terpilih dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan tiga Destinasi Pariwisata Regeneratif (DPR) mengikuti pelatihan tersebut. Mereka dipilih melalui proses kurasi berdasarkan pengalaman fasilitasi, rekam jejak pendampingan, serta komitmen mengembangkan pariwisata berkelanjutan di daerah masing-masing.

Selama tujuh hari pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai konsep green tourism, pengembangan usaha berkelanjutan, literasi keuangan, strategi pemasaran, teknik fasilitasi partisipatif. Selain itu juga diperkenalkan praktik microteaching dan simulasi pelatihan lapangan.

Kementerian Pariwisata berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan yang mampu mendampingi masyarakat dan pelaku usaha wisata dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan di destinasi masing-masing.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat lokal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....