Wamenkes Dorong Edukasi Anti Rokok Masuk Sekolah
- 04 Jun 2026 15:24 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin P. Octavianus mendorong edukasi pencegahan merokok dilakukan secara masif di lingkungan sekolah. Hal tersebut sebagai upaya menekan angka perokok baru di Indonesia. Hal itu disampaikan saat peluncuran Kampanye #SehatTanpaRokok yang digelar Kementerian Kesehatan RI bersama BPOM, PDPI, Kenvue Indonesia, dan Guardian Indonesia dalam rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026 di Jakarta, Rabu 3 Juni 2026.
Benjamin mengatakan sebagian besar perokok mulai mengonsumsi rokok pada usia remaja. Karena itu, gerakan pencegahan harus menyasar siswa sejak tingkat SMP agar pemahaman mengenai bahaya rokok tertanam sejak dini. “Kalau kita tahu usianya 14 tahun mulai merokok, maka gerakan ini harus dimulai di SMP secara masif,” ujarnya.
Menurut Benjamin, edukasi kesehatan perlu diberikan secara ilmiah agar anak-anak dan remaja memahami dampak fisiologis merokok terhadap paru-paru dan organ tubuh lainnya. Ia menilai pendekatan berbasis pengetahuan akan lebih efektif membangun kesadaran generasi muda dibandingkan hanya memberikan larangan.
Selain itu, pemerintah saat ini tengah menyelesaikan berbagai regulasi untuk mengurangi daya tarik produk tembakau, khususnya bagi anak dan remaja. Benjamin berharap kampanye tersebut dapat mendorong lahirnya generasi sehat yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Generasi muda harus memahami bahwa kesehatan merupakan modal utama untuk meraih prestasi dan menjadi pemimpin masa depan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....