Antrean BBM Masih Panjang di Labuan Bajo, Pertamina Pastikan Pasokan Sudah Tiba

  • 07 Mei 2026 10:43 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Antrean panjang kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, dalam beberapa hari terakhir akibat meningkatnya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut.

Salah seorang warga Labuan Bajo, Dhika, mengaku sempat mengurungkan niat mengisi BBM karena panjangnya antrean di SPBU.

“Saya kemarin sempat ikut antre, tapi karena lihat antreannya panjang sekali saya balik. Terus hari ini baru saya ikut lagi dan antreannya juga masih sama panjang. Semoga saja hari ini dapat,” ujar Dhika, Kamis 7 April 2026.

Menanggapi kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menyampaikan, komitmennya dalam menjaga kelancaran distribusi energi hingga ke seluruh pelosok Indonesia, termasuk wilayah Manggarai dan Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berbagai langkah proaktif dan mitigasi terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah meningkatnya permintaan BBM di sejumlah SPBU di Labuan Bajo.

Dalam upaya mendukung kelancaran distribusi BBM di wilayah Manggarai, Pertamina Patra Niaga melakukan koordinasi serta pemantauan intensif terhadap ketersediaan BBM di SPBU. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons cepat untuk mengoptimalkan pasokan BBM, khususnya di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi.

Sebelumnya, pada Senin 4 Mei 2026 beredar keluhan masyarakat terkait antrean panjang di sejumlah SPBU di Labuan Bajo serta sulitnya memperoleh BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Biosolar.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa pasokan BBM ke SPBU setempat sebenarnya sedang dalam proses pengiriman.

“Sebagai langkah mitigasi, Pertamina Patra Niaga melakukan percepatan distribusi dengan memprioritaskan SPBU yang mengalami lonjakan konsumsi tinggi. Kami berharap kondisi di SPBU dapat segera membaik dan antrean kembali normal,” ujar Ahad.

Dirinya juga menambahkan, kapal pengangkut BBM untuk suplai ke Fuel Terminal Reo telah sandar pada Rabu 6 Mei 2026, dengan muatan 400 kiloliter (KL) Pertamax, 250 KL Pertalite, dan 500 KL Biosolar.

Menurutnya, tambahan pasokan tersebut dipastikan mampu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat di wilayah Manggarai Barat dan sekitarnya dengan aman.

“Hari ini BBM juga sudah diterima di lembaga penyalur di Labuan Bajo dan sedang dalam proses distribusi ke SPBU,” ungkapnya.

Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Selain itu, masyarakat yang menemukan adanya pelanggaran atau ketidaknyamanan di SPBU diminta melaporkannya melalui Pertamina Contact Center di nomor 135.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....