Tonggak Baru Uniflor Lahirkan Guru Besar Pertama
- 28 Mar 2026 11:35 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Universitas Flores (Uniflor) mencatat sejarah baru dengan akan dikukuhkannya guru besar pertama pada 31 Maret 2026 mendatang. Momentum ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik kampus tersebut menuju peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Flores dan Nusa Tenggara Timur.
Rektor Uniflor, Dr. Willybrodus Lanamana, dalam konferensi pers, Sabtu, 28 Maret 2026 mengungkapkan bahwa pengukuhan akan diberikan kepada Prof. Dr. Natsir B. Kotten. Prosesi ini akan dilaksanakan melalui rapat senat terbuka dan secara resmi dikukuhkan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XV, Prof.Dr. Adrianus Amheka, ST.M.Eng., berdasarkan Surat Keputusan dari Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi.
Menurut Willybrodus, jabatan guru besar merupakan jenjang akademik tertinggi bagi seorang dosen sekaligus bentuk pengakuan negara atas kepakaran, dedikasi, dan kontribusi ilmiah. Ia berharap pengukuhan ini menjadi pintu awal bagi lahirnya lebih banyak profesor di Uniflor dalam beberapa tahun ke depan.
“Ini awal. Kami optimistis satu hingga dua tahun ke depan akan muncul guru besar lainnya, karena banyak dosen sedang menempuh pendidikan doktoral,” ujarnya.
Ia menilai kehadiran guru besar pertama ini diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam penguatan tridarma perguruan tinggi. Terutama dalam penelitian, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Administrasi Umum, dan Keuangan, Dr. Dra. Imaculata Fatima, menegaskan seluruh rangkaian kegiatan pengukuhan mengacu pada ketentuan LLDIKTI. Pihak kampus hanya memfasilitasi pelaksanaan serta menambahkan sentuhan kearifan lokal.
“Penyambutan akan diisi dengan tarian etnis Bajawa dan penggunaan busana khas Flores Timur, sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal," ucapnya.
Kepala BAUK sekaligus Ketua Panitia, Sofia F. Pelupessy, menambahkan bahwa kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa melalui penampilan seni seperti tarian jai, paduan suara, serta pertunjukan musik dari unit kegiatan mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi kampus dalam setiap agenda akademik.
Menariknya, pengukuhan guru besar ini juga akan menjadi momentum dimulainya program “Green Campus” di Uniflor. Kampus berkomitmen mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan menyediakan fasilitas air minum isi ulang (water hub) dan mendorong penggunaan wadah ramah lingkungan selama kegiatan berlangsung.
Acara ini direncanakan turut dihadiri oleh Gubernur NTT dan Bupati Ende, meski hingga kini masih menunggu konfirmasi kehadiran. Dengan pengukuhan guru besar pertama ini, Uniflor menegaskan komitmennya untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....