Menkomdigi Ajak Pegawai Sosialisasikan PP TUNAS Saat Mudik

  • 14 Mar 2026 14:58 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengingatkan seluruh pegawai kementerian Komdigi untuk tetap menjaga kinerja selama masa Work From Anywhere (WFA) menjelang Idulfitri. Fleksibilitas kerja tersebut tidak boleh menurunkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Pesan itu disampaikan Meutya saat menghadiri sarasehan dan taklimat bertema “Terhubung dalam Silaturahmi, Tumbuh dalam Iman, Terjaga dalam Ketaqwaan” di Jakarta Pusat, Jumat 13 Maret 2026. Kegiatan tersebut diikuti pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai bagian dari penguatan nilai kebersamaan menjelang Lebaran.

Dalam kesempatan itu, Meutya menegaskan bahwa sistem kerja fleksibel menjelang hari raya harus tetap diimbangi dengan tanggung jawab profesional. Seluruh pegawai diminta memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Menurutnya, masa WFA seharusnya tidak menjadi alasan untuk menurunkan produktivitas kerja. Setiap pegawai tetap diharapkan memberikan kontribusi maksimal sesuai tugas dan fungsinya.

Selain menjaga kinerja, Meutya juga menyoroti kesiapan kementerian dalam mengawal implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS. Regulasi tersebut dijadwalkan mulai diimplementasikan pada 28 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa aturan tersebut bertujuan memperkuat pelindungan anak di ruang digital. Salah satu fokusnya adalah menunda akses anak ke platform digital hingga mencapai usia yang dianggap cukup aman.

Menurut Meutya, pelindungan anak di dunia digital membutuhkan dukungan luas dari berbagai pihak. Pemerintah, keluarga, hingga masyarakat diharapkan memiliki kesadaran yang sama untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

Karena itu, ia mengajak para pegawai Kemkomdigi untuk turut menyosialisasikan kebijakan tersebut saat pulang ke kampung halaman. Momentum mudik dinilai menjadi kesempatan untuk menyampaikan informasi mengenai pentingnya pelindungan anak di ruang digital kepada keluarga dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....