Ivan Nestorman dan Uma Nusantara Rilis Album Dokumenter Budaya

  • 14 Feb 2026 21:11 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta – Pemusik neo-tradisi Indonesia, Ivan Nestorman, merilis album terbaru hasil kolaborasi dengan Yayasan Uma Nusantara yang diwakili arsitek Yori Antar. Album ini menjadi babak baru dalam perjalanan kreatif Ivan karena untuk pertama kalinya ia menghadirkan karya-karya berbahasa Indonesia secara utuh.

Album tersebut memuat tujuh lagu baru yang merekam jejak ruang, manusia, dan ingatan budaya Nusantara, yakni “Alor Memanggil,” “Sumba My Island,” “Wae Rebo,” “Baduy Suatu Pagi,” “Tana Sagu,” “Rumah Gadang,” dan “Bunda Nusantara.”

Seluruh lagu ditulis dan diaransemen oleh Ivan Nestorman dengan dukungan musikal dari Komodo Project, antara lain Gilang Ramadhan, Adi Dharmawan, dan Lian Panggabean. Sejumlah musisi Nusa Tenggara Timur seperti Andreas de Roma, David Kurniawan, dan Richard Sili turut terlibat dalam beberapa komposisi.

Album ini lahir dari perjumpaan panjang antara praktik musik neo-tradisi Ivan dan kerja kebudayaan lapangan yang dilakukan Yayasan Uma Nusantara. Lirik-liriknya berakar pada pengalaman Yori Antar bersama tim saat berinteraksi dengan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Alor, Sumba, hingga kampung adat Wae Rebo dan komunitas Baduy.

Menurut Yori Antar, pengisahan kebudayaan melalui musik merupakan bagian dari upaya membangun tradisi tulis agar pengalaman budaya tidak berhenti sebagai warisan lisan semata. “Melalui dokumentasi musikal, kisah dan nilai budaya dapat diwariskan lintas generasi,” ujarnya.

Album ini memadukan sensibilitas musikal khas Ivan Nestorman yang berakar pada lanskap bunyi Indonesia Timur dengan refleksi ruang hidup Nusantara yang lebih luas. Hasilnya tidak hanya menjadi karya musikal, tetapi juga dokumenter kultural yang mengajak publik mendengar Indonesia sebagai pengalaman bersama.

Ivan Nestorman dikenal sebagai pemusik neo-tradisi yang menempatkan pengalaman ruang, ritus, dan memori lokal sebagai sumber penciptaan. Melalui pendekatan bunyi yang intim dan reflektif, ia berupaya menjembatani tradisi dan ekspresi kontemporer.

Sementara Yayasan Uma Nusantara bergerak dalam pelestarian dan pengembangan arsitektur serta pengetahuan tradisional Indonesia melalui riset, pendampingan komunitas, dan dokumentasi budaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....