Kapolri Tegaskan Komitmen Kawal Penuh Program Pemerintah
- 10 Feb 2026 17:28 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka Rapat Pimpinan Polri di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026 menegaskan dukungan penuh terhadap program pemerintah. Kegiatan strategis ini menjadi forum konsolidasi pimpinan kepolisian untuk menyamakan langkah menghadapi agenda nasional tahun 2026 yang mendatang.
Rapim Polri digelar di The Krakatau Grand Ballroom TMII, Jakarta Timur, membahas tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Arahan tersebut disampaikan Presiden saat rapat pimpinan TNI Polri di Istana Kepresidenan pada 9 Februari 2026 lalu kemarin.
Kapolri menyatakan Polri berkomitmen mendukung dan mengawal rencana kerja pemerintah demi keberhasilan pembangunan nasional berkelanjutan secara menyeluruh konsisten. “Kami menjabarkan seluruh direktif Presiden terkait program prioritas pemerintah tahun 2026,” kata Listyo Sigit Prabowo kepada peserta rapim.
Menurut Kapolri, fokus utama pembahasan meliputi swasembada pangan, ketahanan energi, serta agenda hilirisasi nasional strategis pemerintah pusat daerah. Program prioritas tersebut dinilai selaras dengan upaya memperkuat fondasi ekonomi Indonesia di tengah tantangan global yang kompleks dinamis.
Sigit menekankan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi prasyarat penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan inklusif adil. Karena itu, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar iklim investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat tetap terjaga aman stabil berdaya.
Dalam rapim tersebut, Kapolri juga memastikan keberlanjutan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG bagi masyarakat rentan nasional. Program SPPG diprioritaskan menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau dikenal sebagai kawasan 3T seluruh Indonesia bagian timur.
Selain itu, Polri melanjutkan program ketahanan pangan melalui percepatan penanaman jagung di berbagai daerah strategis nasional prioritas pemerintah. Kapolri berharap seluruh lahan target dapat tertanam hingga akhir tahun 2026 sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Rapim Polri juga membahas agenda hilirisasi, termasuk inovasi pengelolaan sampah menjadi sumber energi alternatif ramah lingkungan berkelanjutan nasional. Upaya tersebut diarahkan mendukung ekonomi hijau sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya domestik Indonesia secara optimal berdaya saing.
Sigit menegaskan peran Polri dalam mencegah kebocoran anggaran serta mengoptimalkan pemasukan keuangan negara melalui pengawasan ketat berintegritas profesional. Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh rencana kerja pemerintah dapat terealisasi secara efektif tepat sasaran transparan akuntabel berkelanjutan.
Rapim juga menyoroti penciptaan lapangan kerja sebagai dampak lanjutan dari keberhasilan program pemerintah nasional strategis prioritas pembangunan ekonomi. Polri membahas kebijakan berdampak multiplier effect guna menjaga daya tahan ekonomi nasional menghadapi dinamika global tidak menentu kompleks.
Hasil rapim ini akan dirumuskan menjadi kebijakan operasional bagi satuan kerja Polri seluruh Indonesia secara bertahap terukur berkelanjutan. Kebijakan tersebut selanjutnya ditindaklanjuti para kepala satuan wilayah sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing institusional profesional berintegritas konsisten.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....