Mohamad Kusnaeni: Fenomena Zero-Click Jadi Tantangan Serius Pers Nasional

  • 07 Feb 2026 10:40 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID,Jakarta – Anggota Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI), Mohamad Kusnaeni, menilai industri pers nasional tengah menghadapi tantangan besar di era disrupsi digital, terutama dengan munculnya fenomena zero-click.

Fenomena zero-click merujuk pada kebiasaan masyarakat yang memperoleh informasi langsung dari platform digital tanpa mengakses media terpercaya sebagai sumber utama. Kondisi ini, menurut Kusnaeni, menjadi ujian serius bagi keberlangsungan pers agar tetap relevan dan dipercaya publik.

Ia menjelaskan, di tengah maraknya informasi berbasis kecerdasan artifisial, media kredibel justru semakin memiliki peran penting sebagai rujukan informasi yang akurat dan bertanggung jawab.

“Media yang menjalankan prinsip jurnalistik dengan baik tetap dibutuhkan publik sebagai penyeimbang arus informasi digital yang semakin cepat dan masif,” ujarnya.

Kusnaeni menekankan, pers nasional dituntut untuk terus beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar jurnalistik, seperti verifikasi, keberimbangan, dan tanggung jawab publik.

Menurutnya, tantangan disrupsi digital tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap media. Oleh karena itu, penguatan kualitas konten dan integritas redaksi menjadi kunci agar media tetap relevan di tengah perubahan perilaku konsumsi informasi.

Sebagai lembaga penyiaran publik, Radio Republik Indonesia terus berkomitmen menghadirkan informasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, baik melalui siaran radio maupun platform digital.

Masyarakat dapat mengakses informasi terpercaya melalui laman rri.co.id, mendengarkan siaran RRI, serta memperoleh berita terkini dengan mengunduh aplikasi RRI Digital di App Store dan Google Play.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....