Gubernur NTT Dukung MBG Desa Berbasis Digital
- 07 Feb 2026 14:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Larantuka — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, mendorong penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis desa dengan dukungan teknologi digital di Kabupaten Flores Timur. Dorongan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen, dan Pendiri Komunitas Kail Sejahtera Berbasis Digital, Antonius Ratu Baki, di Aula Hotel Asa, Larantuka, Jumat 6 Februari 2026
Gubernur Melki menilai penguatan MBG berbasis desa digital merupakan langkah strategis karena tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
“Inisiatif ini sangat baik dan perlu segera dijalankan. Program MBG tidak hanya soal gizi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi desa jika dikelola dengan sistem yang terintegrasi,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut dibahas pengembangan sistem pasokan pangan MBG yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Sistem ini dikembangkan melalui aplikasi Lamaholot Digital E-Gemohi yang menghubungkan proses produksi, pembiayaan, hingga pemasaran secara terpadu.
Pada sisi hulu, pembiayaan usaha tanam komoditas MBG dirancang melalui kolaborasi antara perbankan dan pemerintah kabupaten. Sementara pada sisi hilir, disiapkan marketplace lokal MBG untuk mendukung kebutuhan dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Skema ini melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Koperasi Desa (Kopdes), pelaku UMKM, serta SPPG, dengan pengelolaan pengguna dan sistem pembayaran yang terintegrasi melalui aplikasi Mistar.
Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rencana pembangunan 30 dapur MBG yang akan terhubung langsung dengan sistem pasokan pangan desa berbasis aplikasi digital.
“Kami merencanakan pembangunan 30 dapur MBG yang terhubung langsung dengan sistem pasokan pangan desa. Langkah ini strategis untuk mengelola rantai pasok secara terpadu sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.
Gubernur Melki juga mendorong agar konsep penguatan MBG berbasis desa digital ini segera dipresentasikan kepada pihak perbankan, sehingga seluruh ekosistem dapat berjalan bersama dan segera diimplementasikan demi kesejahteraan masyarakat NTT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....