SPPG Turekisa Diresmikan, Perkuat Gizi dan Ekonomi Lokal
- 28 Jan 2026 08:32 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngada - Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Turekisa di Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, Selasa, 27 Januari 2026 pagi. Peresmian ini menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi NTT terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa Program MBG memiliki peran strategis dalam menjawab persoalan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak sekolah, balita, dan ibu hamil. Ia menilai program tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan generasi muda, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Selain manfaat gizi, Gubernur Melki menyebut Program MBG turut berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Ia mendorong agar kebutuhan bahan pangan untuk operasional SPPG Turekisa dapat dipenuhi dari wilayah Kabupaten Ngada dan sekitarnya, sehingga mampu menumbuhkan usaha-usaha baru sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
“Kita dorong agar bahan-bahan pokok disuplai dari wilayah Ngada sendiri. Harapannya, ini bisa menumbuhkan usaha-usaha baru dan memperkuat ekonomi lokal dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi atas pengelolaan SPPG Turekisa yang dinilainya sangat baik. Ia bahkan menyebut SPPG Turekisa sebagai salah satu dapur MBG terbaik yang pernah dikunjunginya dan layak menjadi contoh bagi dapur-dapur MBG lainnya, baik di Kabupaten Ngada maupun di wilayah NTT secara umum.
SPPG Turekisa dikelola oleh Yayasan Agro Sahabat Sejati dan melibatkan tenaga kerja dari masyarakat setempat. Koordinator Program MBG Wilayah Ngada dari Badan Gizi Nasional, Randi Lalu, menjelaskan bahwa SPPG Turekisa merupakan SPPG ke-8 dari total 35 SPPG yang direncanakan beroperasi di Kabupaten Ngada dan akan mulai beroperasi pada 28 Januari 2026.
"Harapannya, seluruh SPPG ini dapat beroperasi optimal sehingga Program MBG di Kabupaten Ngada dapat berjalan sukses.” ujarnya. Kehadiran SPPG ini diharapkan dapat mendukung keberhasilan Program MBG sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....