Bunga Pinjaman Ilegal di Manggarai Timur Capai 50 Persen per Bulan

  • 28 Mar 2026 03:39 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Praktik pinjaman ilegal di Kabupaten Manggarai Timur dinilai sangat merugikan masyarakat. Hal ini disebabkan tingginya bunga yang dikenakan kepada peminjam.
  • Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, Conrad Herdiman Djalang mengatakan bunga pinjaman ilegal jauh di atas ketentuan resmi. Ia menyebut angka bunga bisa mencapai puluhan persen setiap bulan.
  • Pemerintah daerah pun berencana mengambil langkah tegas terhadap praktik tersebut. Ia mengatakan pihaknya akan menertibkan lembaga pinjaman yang tidak memiliki izin.

RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Praktik pinjaman ilegal di Kabupaten Manggarai Timur dinilai sangat merugikan masyarakat. Hal ini disebabkan tingginya bunga yang dikenakan kepada peminjam.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, Conrad Herdiman Djalang mengatakan bunga pinjaman ilegal jauh di atas ketentuan resmi. Ia menyebut angka bunga bisa mencapai puluhan persen setiap bulan.

“Kalau koperasi resmi maksimal 2 persen per bulan, sementara yang ilegal bisa sampai 50 persen, bahkan lebih,” ungkapnya, bersama Pro 1 RRI Ende, di Florata Pagi Ini Jumat 27 Maret 2026. Ia menegaskan kondisi ini sangat memberatkan masyarakat.

Menurutnya, banyak masyarakat belum memahami perbedaan antara koperasi resmi dan ilegal. Hal ini membuat mereka mudah terjebak dalam praktik rentenir.

Ia menjelaskan istilah koperasi sering disalahgunakan oleh pihak tertentu. “Kalau tidak punya izin, itu bukan koperasi, itu rentenir,” ujarnya.

Pemerintah daerah pun berencana mengambil langkah tegas terhadap praktik tersebut. Ia mengatakan pihaknya akan menertibkan lembaga pinjaman yang tidak memiliki izin.

“Kami akan keluarkan kebijakan, yang tidak berizin harus angkat kaki dari Manggarai Timur,” ujarnya. Ia berharap langkah ini mampu melindungi masyarakat dari praktik keuangan yang merugikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....