Dampak Penggunaan Gadget dalam kehidupan keluarga .

  • 17 Jun 2024 21:11 WIB
  •  Ende


KBRN,RRI Ende: Di era digital seperti sekarang ini ,Penggunaan gadget memang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari kita, namun penggunaannya yang tidak terkontrol dapat membawa dampak negatif, khususnya dalam interaksi keluarga.

Seperti dikatakan Lidwina Dhiu, MA, Pengawas Dikmen ( Pendidikan Menengah ) Kabupaten Ngada dalam wawancara bersama RRI Ende dalam acara Zona Edukasi ( 7/6/2024 ).

Gadget memiliki banyak manfaat, terutama dalam hal komunikasi dan efisiensi pekerjaan, terlebih selama masa pandemi. Namun, di sisi lain, penggunaan gadget yang berlebihan juga dapat mengganggu interaksi dalam keluarga. Anak-anak dan bahkan orang dewasa sering kali terpapar pada konten yang tidak sesuai, dan komunikasi antar anggota keluarga pun dapat terganggu.

Lebih lanjut Winda sapaan akrabnya menjelaskan,” Pendampingan orang tua sangat diperlukan dalam penggunaan gadget oleh anak-anak. Orang tua perlu memahami bahwa tidak semua konten di gadget bermanfaat dan ada batasan usia untuk penggunaan gadget agar tidak berdampak negatif pada perkembangan anak. Misalnya, anak di bawah usia dua tahun sebaiknya tidak diberikan gadget karena dampak radiasi dan kebutuhan mereka untuk beraktivitas fisik.

“Penggunaan gadget yang berlebihan dalam keluarga dapat menyebabkan berbagai masalah perilaku, terutama pada anak-anak. Terlalu sering menggunakan gadget cenderung menjadi kurang interaktif, kurang kreatif, dan bahkan mengalami perubahan perilaku yang negatif seperti temperamental, mudah marah, dan sulit bergaul dengan teman sebaya.

Menurut Winda, penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang kecanduan gadget sering kali merasa kesepian dan kurang diperhatikan. Hal ini bisa membuat mereka menggunakan gadget sebagai pelarian dari rasa stres dan ketidaknyamanan emosional. Ketika orang tua kurang hadir secara emosional atau fisik, anak-anak mencari hiburan dan perhatian melalui gadget.

Untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan orang tua:

1.Membangun Interaksi yang Berkualitas.

Orang tua harus meluangkan waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan anak-anak. Melakukan aktivitas bersama seperti bermain, membaca buku, atau berjalan-jalan dapat mempererat hubungan keluarga dan mengurangi ketergantungan anak pada gadget.

2. Menetapkan Batasan Waktu

Membuat aturan yang jelas tentang penggunaan gadget dalam keluarga sangat penting. Misalnya, menetapkan waktu tertentu di mana gadget tidak boleh digunakan, seperti saat makan malam atau sebelum tidur.

3. Memberikan Alternatif Aktivitas

Orang tua perlu menyediakan berbagai aktivitas menarik yang dapat dilakukan anak tanpa gadget, seperti olahraga, seni, musik, atau kegiatan kreatif lainnya. Hal ini dapat membantu anak menemukan hiburan dan kegembiraan di luar layar gadget.

4.Menjadi Teladan yang Baik

Anak-anak cenderung meniru perilaku orang tua mereka. Oleh karena itu, orang tua perlu menunjukkan contoh yang baik dalam penggunaan gadget. Jika orang tua juga terlalu sering menggunakan gadget, anak-anak akan merasa bahwa perilaku tersebut dapat diterima.

5. Mengedukasi Anak tentang Risiko Gadget

Orang tua harus menjelaskan kepada anak tentang dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan, seperti gangguan kesehatan, kurangnya interaksi sosial, dan risiko paparan konten yang tidak sesuai. Edukasi ini dapat membantu anak lebih bijak dalam menggunakan gadget.

6.Mengajarkan Keterampilan Sosial

Orang tua dapat membantu anak mengembangkan keterampilan sosial dengan mengajarkan cara berkomunikasi, bekerja sama, dan bermain dengan teman-teman. Hal ini akan membantu anak merasa lebih nyaman dalam berinteraksi dengan orang lain tanpa bergantung pada gadget.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan penggunaan gadget dalam keluarga dapat lebih terkendali dan tidak mengganggu interaksi serta hubungan antar anggota keluarga,” Jelas Winda.




Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....