Vaksinasi Internasional Sebaiknya Disiapkan 10–14 Hari Sebelum Berangkat

  • 30 Sep 2026 10:57 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Masyarakat yang akan bepergian ke luar negeri diimbau menyiapkan vaksinasi internasional jauh sebelum jadwal keberangkatan.

Dokter Loka Kekarantinaan Kesehatan Labuan Bajo, dr. Regina Lamanepa, mengatakan vaksinasi tidak dianjurkan dilakukan mendadak menjelang perjalanan.

Hal tersebut disampaikan Regina dalam siaran Zona Edukasi RRI Labuan Bajo, Senin, 7 September 2026.

Menurut Regina, vaksin bekerja dengan mengenalkan komponen mikroorganisme tertentu kepada sistem kekebalan tubuh.

Komponen tersebut dapat berupa mikroorganisme yang telah dilemahkan atau dimatikan maupun bagian tertentu dari mikroorganisme.

“Vaksin memicu tubuh merespons dan memproduksi antibodi atau sel kekebalan. Proses pembentukan pasukan tentara alami di dalam tubuh ini membutuhkan waktu ideal antara 10 hingga 14 hari setelah penyuntikan,” ungkap Regina.

Karena itu, vaksinasi yang dilakukan terlalu dekat dengan keberangkatan berisiko membuat perlindungan tubuh belum terbentuk secara optimal saat tiba di wilayah tujuan.

Setiap jenis vaksin juga memiliki karakteristik dan masa perlindungan yang berbeda. Vaksinasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi calon pelaku perjalanan.

Vaksin meningitis meningokokus digunakan untuk membantu mencegah infeksi bakteri penyebab meningitis. Penyakit tersebut dapat menular melalui percikan saluran pernapasan.

Sementara itu, vaksin yellow fever atau demam kuning dan vaksin polio suntik atau IPV berkaitan dengan perlindungan terhadap penyakit di wilayah geografis tertentu.

Adapun vaksin influenza perlu diperbarui secara berkala karena virus influenza terus mengalami perubahan.

Regina juga mengingatkan calon pelaku perjalanan menjalani penapisan kesehatan sebelum vaksinasi. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan vaksin sesuai dengan kondisi masing-masing.

Bagi ibu hamil dan orang dengan riwayat alergi berat terhadap obat atau vaksin, diperlukan pertimbangan medis lebih lanjut.

Dalam kondisi tertentu, calon penerima vaksin dapat diminta melampirkan rekomendasi dokter atau menjalani vaksinasi dengan pengawasan tenaga medis.

Selain perlindungan kesehatan, vaksinasi internasional juga berkaitan dengan persyaratan perjalanan ke sejumlah negara.

Masyarakat yang akan bepergian ke luar negeri disarankan mencari informasi mengenai persyaratan kesehatan negara tujuan sebelum keberangkatan.

Vaksinasi juga perlu dilakukan dalam waktu yang cukup agar tubuh memiliki kesempatan membentuk respons kekebalan sebelum perjalanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....