Renang Disebut Bantu Kurangi Keluhan Tulang Belakang
- 30 Sep 2026 12:56 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Dokter Adam Moeljono menyebut renang dapat membantu mengurangi keluhan tulang belakang. Menurut Adam, manfaat tersebut berkaitan dengan gerakan banyak kelompok otot tubuh secara bersamaan.
Renang melibatkan otot inti, perut, punggung, serta bagian tubuh lainnya selama bergerak aktif. Adam menyebut renang dapat menurunkan sekitar 69 persen keluhan tulang belakang pada beberapa orang.
Pernyataan tersebut disampaikan Adam ketika membahas aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan tubuh manusia. Namun, manfaat renang tetap berkaitan dengan cara dan kondisi pelaksanaannya secara tepat pula.
Adam mencontohkan anggota keluarganya sendiri yang mengalami hernia nukleus pulposus atau HNP berat. Orang tersebut mencoba berenang sebagai salah satu upaya mengatasi keluhan tulang belakang tersebut.
Namun, kondisi yang dialaminya kemudian membutuhkan tindakan operasi endoskopi tulang belakang pada pasien. Adam menjelaskan keluhan berat tersebut disertai gangguan kemampuan berjalan pasien pada saat itu.
Kasus tersebut menunjukkan olahraga tidak selalu menggantikan kebutuhan tindakan medis tertentu bagi pasien. Menurut Adam, aktivitas fisik tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing orang tersebut.
Olahraga seharusnya mendukung kesehatan, bukan memaksakan tubuh melewati kemampuan fisiknya sendiri secara aman. Karena itu, renang perlu dilakukan sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing orang setiap hari.
Gerakan tubuh selama berenang melibatkan banyak otot yang menopang tulang belakang secara aktif. Penguatan otot tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kebugaran tubuh sehari-hari.
Adam juga menekankan olahraga sebaiknya dilakukan untuk kesehatan dan kebugaran tubuh secara keseluruhan. Menurutnya, olahraga tidak seharusnya dilakukan sekadar menunjukkan kemampuan fisik seseorang kepada orang lain.
Jika aktivitas fisik menyebabkan cedera, tujuan menjaga kesehatan justru dapat terganggu dalam jangka panjang. Karena itu, masyarakat perlu mengenali kemampuan tubuh sebelum memilih aktivitas olahraga yang tepat.
Penanganan keluhan tetap diperlukan ketika gangguan menghambat aktivitas atau kemampuan berjalan pasien tersebut. Menurut Adam, olahraga tetap perlu dilakukan dengan memperhatikan kemampuan tubuh setiap individu sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....