Psikiatri: Jangan Bandingkan Diri, Ukur Progres dari Perjalanan Pribadi
- 21 Sep 2026 09:03 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – dr. Jiemi Ardian menilai membandingkan diri dengan orang lain tidak mengukur perkembangan pribadi. Menurutnya, seseorang tidak dapat membandingkan dirinya dengan orang yang memulai jauh lebih dahulu.
Ia menyarankan perkembangan dinilai berdasarkan perubahan diri pada waktu yang berbeda secara konsisten. Menurut dr. Jiemi, masalah perbandingan sering muncul bersama perasaan tertinggal atau merasa kalah.
Perasaan tersebut perlu diperhatikan karena dapat membuat seseorang menganggap dirinya tidak berkembang. dr. Jiemi mengajak seseorang mencari keyakinan yang membuat perbandingan terasa menyakitkan bagi dirinya.
Keyakinan tersebut, menurutnya, dapat diperiksa ketika seseorang melihat keberhasilan orang lain di media. Dengan memahami keyakinan itu, seseorang dapat mengubah reaksi terhadap pencetus dari media sosial.
Ia menekankan bahwa kemunculan pikiran tidak otomatis membuat pikiran tersebut benar bagi kita. Karena itu, seseorang perlu mengenali pola dirinya sebelum mengambil kesimpulan tentang kehidupannya sendiri.
Menurut dr. Jiemi, membandingkan perjalanan dengan orang lain tidak selalu memberikan gambaran perkembangan. Seseorang dapat terlihat tertinggal, padahal perjalanan dan titik awalnya berbeda.
Ia mengingatkan bahwa perkembangan perlu dilihat berdasarkan perubahan dari waktu ke waktu. Penilaian tersebut membantu seseorang mengenali kemajuan yang mungkin tidak terasa sehari-hari.
Media sosial dapat menjadi pencetus ketika seseorang melihat keberhasilan orang lain. Namun, reaksi terhadap pencetus tersebut berkaitan dengan keyakinan yang sudah dimiliki.
Karena itu, seseorang perlu memperhatikan perasaan yang muncul setelah melihat pencapaian orang lain. Perasaan tertinggal, menurutnya, perlu dipahami sebelum seseorang menarik kesimpulan tentang dirinya.
Langkah tersebut membantu seseorang menilai progres berdasarkan perjalanan pribadi, bukan urutan pencapaian. Dengan demikian, perkembangan tidak hanya diukur berdasarkan siapa yang lebih dahulu mencapai sesuatu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....