Dokter Ingatkan Pentingnya Kesehatan Gigi Anak
- 21 Sep 2026 07:48 WIB
- Ende
Poin Utama
- Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan, bukan hanya masalah estetika semata.
- Persoalan kesehatan gigi yang sering dialami masyarakat mencakup gigi berlubang, radang gusi, karang gigi, periodontitis, bau mulut, dan abses gigi.
- Tanda awal yang perlu diperhatikan antara lain gusi mudah berdarah atau nyeri saat menyikat gigi, bau mulut, rasa tidak nyaman saat mengunyah, dan sakit gigi berulang.
RRI.CO.ID, Ende - Dokter gigi, drg. Bartolomeus Hermopan, mengingatkan masyarakat bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Hal itu disampaikannya dalam program Florata Siang Ini bertema Indonesia Sehat, Jumat, 18 September 2026, saat membahas berbagai persoalan kesehatan gigi dan mulut yang masih banyak dialami masyarakat.
Menurut Bartolomeus, persoalan kesehatan gigi tidak hanya sebatas gigi berlubang, tetapi juga mencakup radang gusi, karang gigi, periodontitis, bau mulut, hingga abses gigi. Ia menjelaskan, tanda awal yang perlu diperhatikan antara lain gusi mudah berdarah atau nyeri saat menyikat gigi, bau mulut, rasa tidak nyaman ketika mengunyah, serta munculnya sakit gigi secara berulang.
Ia menyebut karang gigi menjadi salah satu masalah yang banyak ditemukan dalam praktik pelayanan kesehatan gigi, disusul gigi berlubang. "Karang gigi merupakan plak yang mengeras dan dapat mengiritasi gusi, bahkan merusak jaringan penyangga gigi apabila tidak ditangani sehingga berpotensi menyebabkan gigi menjadi goyang," ujarnya.
Bartolomeus menjelaskan, gigi berlubang bermula dari kerusakan lapisan email akibat asam yang dihasilkan bakteri dalam plak. Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula, ditambah kurangnya kebersihan gigi dan mulut, dapat meningkatkan pembentukan plak dan memperbesar risiko kerusakan gigi.
Untuk mencegah masalah tersebut, masyarakat dianjurkan menyikat gigi secara rutin sedikitnya dua kali sehari, terutama setelah sarapan dan sebelum tidur, menggunakan sikat berbulu lembut serta membersihkan seluruh permukaan gigi, termasuk bagian dalam dan sela-sela gigi. "Jika gigi sudah berlubang, menyikat gigi tidak dapat mengembalikan jaringan gigi yang rusak sehingga diperlukan penanganan dokter gigi, seperti penambalan atau perawatan sesuai kondisi," ucapnya mengingatkan.
Ia juga mengingatkan orang tua agar membatasi konsumsi makanan dan minuman manis pada anak serta membiasakan anak membersihkan gigi sejak dini. Menurutnya, kerusakan gigi pada anak dapat mengganggu nafsu makan dan tidur, sehingga kesehatan gigi perlu menjadi bagian dari perhatian keluarga dalam menjaga tumbuh kembang anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....