Warga Lokoboko Jalani Pemeriksaan Pascabencana

  • 12 Sep 2026 11:30 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Masyarakat dari berbagai kelompok usia mendapat layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis di Kelurahan Lokoboko, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende. Caritas Indonesia bersama KKP-PMP Keuskupan Agung Ende memberikan layanan tersebut dengan memperhatikan kebutuhan kesehatan masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

ER-DRR Officer Caritas Indonesia, Toufin, saat diwawancarai RRI Ende, Jumat 11 September 2026, mengatakan pelayanan kesehatan di Lokoboko dilakukan dengan memperhatikan kondisi dan keluhan setiap penerima layanan. Bayi, balita, anak-anak, orang dewasa hingga lansia mendapatkan pemeriksaan sesuai kebutuhan kesehatan masing-masing.

Ia menjelaskan, Kelompok bayi dan balita menjadi penerima layanan terbanyak dengan jumlah 25 orang. Sementara itu, tiga anak-anak, 20 orang dewasa dan 11 lansia turut mendapatkan pemeriksaan serta pengobatan.

Dari 11 lansia tersebut, sebanyak sembilan orang merupakan perempuan dan dua lainnya laki-laki. Komposisi penerima layanan ini menunjukkan kebutuhan pemeriksaan kesehatan tetap muncul pada berbagai kelompok masyarakat selama masa pemulihan bencana,ujarnya.

Ia mengungkapkan, kelompok rentan seperti bayi, balita dan lansia perlu mendapat perhatian dalam pelayanan kesehatan karena kondisi mereka membutuhkan pemantauan yang lebih baik. Pemeriksaan di lapangan juga membantu masyarakat mengenali keluhan kesehatan yang dialami dan mendapatkan pengobatan sesuai kebutuhan.

Menurutnya, Pelayanan dilakukan melalui Pos Pelayanan Kemanusiaan Caritas Indonesia dan KKP-PMP Keuskupan Agung Ende. Masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan tanpa biaya sehingga layanan kesehatan lebih mudah dijangkau oleh keluarga terdampak.

Ia menambahkan, Perhatian terhadap kelompok rentan menjadi penting karena kebutuhan kesehatan setiap kelompok usia tidak selalu sama. Dengan pelayanan langsung di wilayah masyarakat, pemeriksaan dapat dilakukan lebih dekat dan membantu menemukan keluhan kesehatan yang membutuhkan penanganan.

Ia berharap kelompok rentan tetap menjadi perhatian dalam setiap kegiatan pemulihan pascabencana, terutama bayi, balita dan lansia. Ia juga berharap kerja sama antara lembaga kemanusiaan dan pihak terkait terus diperkuat agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....