NPD Dapat Mendorong Relasi Kuasa dalam Hubungan

  • 31 Agt 2026 08:36 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD) dapat memengaruhi pola hubungan seseorang dengan pasangan.
  • Psikiater, dr. Elvine Gunawan, mengatakan relasi kuasa menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam hubungan dengan seseorang yang memiliki pola narsistik.
  • dr. Elvine menjelaskan, pola narsistik juga dapat berkaitan dengan kebutuhan untuk selalu berada dalam posisi lebih unggul.
  • Ia mengatakan pola tersebut juga dapat muncul sejak awal hubungan, salah satunya melalui perilaku yang terlalu intens atau dikenal sebagai love bombing.
  • Menurut dr. Elvine, tindakan seperti membatasi pertemanan, meminta akses komunikasi secara berlebihan, atau terus-menerus memantau keberadaan pasangan perlu diwaspadai apabila dilakukan sebagai bentuk kontrol.

RRI.CO.ID, Jakarta - Gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD) dapat memengaruhi pola hubungan seseorang dengan pasangan. Kondisi tersebut dapat terlihat melalui kebutuhan mengontrol, manipulasi, hingga penggunaan sumber daya dalam hubungan.

Psikiater, dr. Elvine Gunawan, mengatakan relasi kuasa menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam hubungan dengan seseorang yang memiliki pola narsistik. Menurutnya, kebutuhan mempertahankan kendali dapat membuat pasangan kehilangan ruang untuk mengambil keputusan secara mandiri.

Ia mencontohkan kontrol dapat muncul dalam persoalan keuangan rumah tangga. Pasangan dapat mengalami pembatasan akses terhadap uang sehingga menjadi sulit mengambil keputusan atau meninggalkan hubungan karena bergantung secara finansial.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi bentuk kekerasan finansial apabila kontrol keuangan digunakan untuk membatasi pasangan. Ia mengatakan, perbedaan penghasilan dalam rumah tangga sebenarnya bukan persoalan selama sumber daya keluarga dikelola secara sehat dan saling menghargai.

dr. Elvine menjelaskan, pola narsistik juga dapat berkaitan dengan kebutuhan untuk selalu berada dalam posisi lebih unggul. “Pada kondisi tertentu, seseorang dapat berusaha mempertahankan posisi tersebut dengan mengontrol pasangan atau membuat pasangannya tidak memiliki kekuatan yang seimbang”, ujarnya dalam podcast Raditya Dika, pada 23 Januari 2026.

Ia mengatakan pola tersebut juga dapat muncul sejak awal hubungan, salah satunya melalui perilaku yang terlalu intens atau dikenal sebagai love bombing. Namun, menurutnya, love bombing tidak otomatis berarti seseorang mengalami NPD dan tetap perlu dilihat dari pola perilaku secara keseluruhan.

Selain itu, pasangan perlu memperhatikan perilaku yang mulai mengisolasi dari lingkungan sosial. Menurut dr. Elvine, tindakan seperti membatasi pertemanan, meminta akses komunikasi secara berlebihan, atau terus-menerus memantau keberadaan pasangan perlu diwaspadai apabila dilakukan sebagai bentuk kontrol.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....