Jangan Sembarangan Melabeli Seseorang Mengalami NPD
- 31 Agt 2026 08:36 WIB
- Ende
Poin Utama
- Masyarakat diimbau tidak sembarangan melabeli seseorang mengalami Narcissistic Personality Disorder (NPD) hanya berdasarkan perilaku tertentu.
- Psikiater, dr. Elvine Gunawan, mengatakan ciri kepribadian narsistik berbeda dengan gangguan kepribadian narsistik.
- dr. Elvine mengatakan, proses diagnosis membutuhkan asesmen dan wawancara terhadap orang yang bersangkutan
- Jika perilaku seseorang menimbulkan masalah serius dan berulang, konsultasi dengan tenaga profesional dapat dilakukan untuk memperoleh penilaian yang tepat.
RRI.CO.ID, Jakarta - Masyarakat diimbau tidak sembarangan melabeli seseorang mengalami Narcissistic Personality Disorder (NPD) hanya berdasarkan perilaku tertentu. Diagnosis NPD membutuhkan asesmen dan wawancara yang dilakukan oleh tenaga profesional.
Psikiater, dr. Elvine Gunawan, mengatakan ciri kepribadian narsistik berbeda dengan gangguan kepribadian narsistik. “Seseorang masih dapat memiliki sifat narsistik selama tidak sampai membuat dirinya harus selalu menjadi pusat kepentingan”, ujarnya dalam podcast Raditya Dhika pada 23 Januari 2026.
Ia menjelaskan, diagnosis NPD tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan konflik atau pengalaman pribadi dengan seseorang. Menurutnya, gangguan kepribadian ditandai pola perilaku, emosi, dan persepsi yang muncul secara berulang dalam berbagai situasi kehidupan.
dr. Elvine mengatakan, proses diagnosis membutuhkan asesmen dan wawancara terhadap orang yang bersangkutan. Penilaian juga dapat membutuhkan informasi dari pihak lain agar gambaran mengenai pola perilaku seseorang menjadi lebih objektif, katanya.
Ia mencontohkan, seseorang yang merasa menjadi korban dalam sebuah konflik belum tentu benar-benar berada pada posisi sebagai korban. Karena itu, informasi dari kedua pihak diperlukan agar tenaga profesional tidak hanya berpegang pada satu sudut pandang.
Menurutnya, penggunaan istilah NPD secara sembarangan dapat membuat masyarakat keliru memahami gangguan kepribadian. Konflik dalam hubungan atau perilaku yang dianggap menyebalkan tidak otomatis menunjukkan seseorang mengalami NPD.
dr. Elvin mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan istilah gangguan kepribadian dalam kehidupan sehari-hari. Jika perilaku seseorang menimbulkan masalah serius dan berulang, konsultasi dengan tenaga profesional dapat dilakukan untuk memperoleh penilaian yang tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....