Psikiater: Sebagian Trauma Dapat Pulih tanpa Terapi Profesional
- 28 Agt 2026 11:59 WIB
- Ende
Poin Utama
- Sebagian orang yang mengalami trauma dapat pulih tanpa harus menjalani terapi profesional.
- Psikiater Dr. Jimmy Ardian mengatakan sekitar 80 persen orang yang mengalami trauma dapat pulih dengan sendirinya. Menurutnya, hal tersebut bukan berarti orang yang membutuhkan bantuan profesional lebih lemah.
- Ia menyebut lingkungan yang aman dan kelompok dukungan yang baik juga dapat membantu proses pemulihan. Dukungan orang-orang terdekat dinilai memiliki peran dalam membantu seseorang melewati pengalaman traumatis.
- Jika berbagai upaya yang dilakukan secara sadar tidak berhasil dan trauma terus mengganggu kehidupan sehari-hari, bantuan psikiater atau psikolog dapat dipertimbangkan.
RRI.CO.ID Jakarta - Sebagian orang yang mengalami trauma dapat pulih tanpa harus menjalani terapi profesional. Proses pemulihan dapat berlangsung secara alami melalui pengalaman baru, lingkungan yang aman, dan dukungan orang-orang terdekat.
Psikiater dr. Jimmy Ardian mengatakan sekitar 80 persen orang yang mengalami trauma dapat pulih dengan sendirinya. Menurutnya, hal tersebut bukan berarti orang yang membutuhkan bantuan profesional lebih lemah.
Ia menjelaskan otak manusia memiliki kemampuan untuk mengolah dan memperbarui memori berdasarkan pengalaman baru. Memori traumatik yang sebelumnya memiliki muatan emosional tidak nyaman dapat perlahan berkurang ketika seseorang memperoleh pengalaman yang berbeda dan aman.
Menurut dr. Jimmy, pengalaman baru yang kontras dengan pengalaman traumatik dapat membantu otak melihat suatu kondisi secara lebih netral. Ia mencontohkan seseorang yang pernah takut terhadap anjing karena pengalaman buruk dapat diperkenalkan secara bertahap dengan anjing yang ramah.
Proses tersebut dapat membuat otak memperoleh informasi baru bahwa tidak semua situasi yang berkaitan dengan pengalaman sebelumnya akan berakhir buruk. “Pengalaman aman yang berulang dapat membantu mengurangi muatan emosional dari memori traumatik”, ujarnya dalam podcast Raditya Dhika pada, 3 September 2025.
Ia menyebut lingkungan yang aman dan kelompok dukungan yang baik juga dapat membantu proses pemulihan. Dukungan orang-orang terdekat dinilai memiliki peran dalam membantu seseorang melewati pengalaman traumatis.
Namun, dr. Jimmy mengingatkan masyarakat tidak perlu memaksakan diri menghadapi trauma sendirian. Jika berbagai upaya yang dilakukan secara sadar tidak berhasil dan trauma terus mengganggu kehidupan sehari-hari, bantuan psikiater atau psikolog dapat dipertimbangkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....