Petrus Ajak Warga Sikka Wujudkan Hidup Sehat Bersama
- 07 Agt 2026 13:17 WIB
- Ende
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Sikka berkomitmen memperkuat layanan kesehatan melalui peningkatan akses di semua tingkat fasilitas kesehatan mulai dari Posyandu, Pustu, Puskesmas hingga rumah sakit.
- Kepala Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia agar penyakit dapat terdeteksi lebih awal dan memperoleh penanganan yang tepat.
- Upaya promotif dan preventif ditetapkan sebagai kunci utama dalam mewujudkan masyarakat Sikka yang sehat, mandiri, dan berkualitas.
RRI.CO.ID, Sikka - Pemerintah Kabupaten Sikka terus memperkuat layanan kesehatan masyarakat melalui peningkatan akses pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari Posyandu, Pustu, Puskesmas hingga rumah sakit. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, S.Si., Apt., M.H., dalam program Indonesia Sehat RRI Pro 1 Ende, Jumat, 7 Agustus 2026.
Petrus mengatakan, masyarakat diimbau memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah tersedia untuk melakukan pemeriksaan sedini mungkin sehingga penyakit dapat terdeteksi lebih awal dan memperoleh penanganan yang tepat. Menurutnya, upaya promotif dan preventif menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat Sikka yang sehat, mandiri, dan berkualitas.
Selain penguatan layanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka juga terus mengedukasi masyarakat agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Edukasi tersebut difokuskan pada pengurangan kebiasaan merokok, konsumsi minuman beralkohol, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.
Petrus mengungkapkan, rabies masih menjadi salah satu tantangan besar di Kabupaten Sikka karena tingginya kasus gigitan hewan penular rabies dan kasus positif yang mendapat perhatian nasional. Untuk mendukung pengendalian rabies, Dinas Kesehatan memperkuat koordinasi dengan Dinas Pertanian, termasuk mendorong pemeriksaan hewan penular rabies sebagai bagian dari upaya eliminasi penyakit tersebut, di samping terus mengendalikan kasus demam berdarah dengue (DBD) melalui peningkatan kebersihan lingkungan.
Terkait pelayanan kesehatan, Petrus menyebut keluhan masyarakat lebih banyak terjadi pada pelayanan rumah sakit, terutama mengenai antrean. Berbagai langkah perbaikan telah dilakukan, antara lain pengaturan jumlah pasien yang dilayani setiap hari, penyediaan ruang komunikasi dan edukasi bagi masyarakat, serta evaluasi rutin pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun Puskesmas melalui mekanisme pengaduan yang ditindaklanjuti secara berkala.
Petrus mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sikka menjadikan kesehatan sebagai tanggung jawab bersama dengan memanfaatkan layanan kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan, dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang maju, produktif, dan sejahtera.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....