Layanan Hemodialisis Diharapkan Kurangi Rujukan Pasien ke Luar Daerah

  • 07 Agt 2026 13:42 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Pemerintah Kabupaten Lembata terus memperluas akses pelayanan kesehatan melalui penyediaan layanan hemodialisis di RSUD Lewoleba. Upaya tersebut diwujudkan melalui kerja sama penyediaan peralatan dengan PT Internusa Jaya Raya, Kamis 6 Agustus 2026.

Kehadiran layanan hemodialisis diharapkan memudahkan pasien penyakit ginjal memperoleh terapi tanpa harus meninggalkan daerah. Langkah tersebut juga diperkirakan mengurangi beban biaya dan waktu yang selama ini ditanggung pasien beserta keluarganya.

Hemodialisis merupakan terapi penting bagi penderita gagal ginjal kronis maupun akut yang memerlukan penyaringan darah secara berkala. Layanan tersebut menjadi salah satu kebutuhan utama dalam penanganan penyakit ginjal di rumah sakit.

Pemerintah Kabupaten Lembata menilai keberadaan fasilitas ini akan meningkatkan kapasitas pelayanan RSUD Lewoleba. Rumah sakit diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih lengkap kepada masyarakat.

"Harapan kita, pada Hari Otonomi Daerah Kabupaten Lembata tanggal 12 Oktober nanti, layanan hemodialisis sudah dapat digunakan oleh masyarakat," kata Bupati Petrus Kanisius Tuaq.

Target operasional pada Oktober 2026 menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Penyediaan fasilitas baru juga diharapkan memperkuat peran RSUD Lewoleba sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Lembata.

Pemerintah Kabupaten Lembata optimistis layanan hemodialisis akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan terapi rutin. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi harapan baru bagi pasien penyakit ginjal di Kabupaten Lembata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....