Layanan Cuci Darah di RSUD Lewoleba Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026
- 07 Agt 2026 13:43 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Pemerintah Kabupaten Lembata menargetkan layanan hemodialisis atau cuci darah mulai beroperasi di RSUD Lewoleba pada Oktober 2026. Target tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama PT Internusa Jaya Raya, Kamis 6 Agustus 2026.
Penandatanganan dilakukan Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq didampingi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah bersama perwakilan PT Internusa Jaya Raya. Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis menghadirkan layanan cuci darah bagi masyarakat di Kabupaten Lembata.
Melalui kerja sama itu, PT Internusa Jaya Raya akan menyediakan peralatan hemodialisis untuk RSUD Lewoleba. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat kapasitas rumah sakit daerah.
Layanan hemodialisis dibutuhkan pasien penyakit ginjal kronis maupun akut yang harus menjalani terapi secara berkala. Selama ini, sebagian pasien masih harus dirujuk ke luar daerah untuk memperoleh layanan tersebut.
"Harapan kita, pada Hari Otonomi Daerah Kabupaten Lembata tanggal 12 Oktober nanti, layanan hemodialisis sudah dapat digunakan oleh masyarakat," ujar Bupati Petrus Kanisius Tuaq.
Pemerintah Kabupaten Lembata optimistis seluruh tahapan persiapan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kehadiran layanan cuci darah diharapkan memberi kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan.
Layanan hemodialisis juga diharapkan menjadi tonggak peningkatan fasilitas kesehatan di RSUD Lewoleba. Pemerintah daerah menilai langkah tersebut akan memperkuat akses pelayanan kesehatan yang lebih merata bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....