Bangun Daya Tahan Hadapi Stres, Dokter Ajak Masyarakat Kelola Kesehatan Mental

  • 05 Agt 2026 08:12 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Stres merupakan respons alami tubuh terhadap tekanan maupun perubahan dalam kehidupan. Meski kerap dipandang negatif, stres tidak selalu berdampak buruk dan justru dapat menjadi pemicu seseorang untuk berkembang apabila dikelola dengan baik.

Dalam dialog program Zona Edukasi RRI SP Labuan Bajo yang mengangkat tema membangun daya tahan terhadap stres, Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa, dr. Debrayat Osiana Sp.KJ, mengatakan bahwa stres merupakan bagian dari kehidupan yang dialami setiap orang dengan tingkat respons yang berbeda-beda.

“Stres merupakan respons alami tubuh terhadap tekanan atau perubahan dalam hidup. Stres bukan selalu sesuatu yang buruk. Jika dikelola dengan baik, stres justru dapat menjadi pendorong seseorang untuk berkembang,” katanya, Senin 3 Agustus 2026.

Menurutnya, ketangguhan seseorang dalam menghadapi tekanan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi biologis, pola asuh sejak kecil, hingga pengalaman hidup atau trauma yang pernah dialami.

“Ketangguhan setiap orang dalam menghadapi tekanan tidak sama. Hal itu dipengaruhi oleh faktor biologis, pola asuh, hingga pengalaman hidup yang pernah dialami. Karena itu, kita tidak bisa menyamakan cara setiap orang menghadapi stres,” katanya.

Masyarakat juga diingatkan untuk mengenali tanda-tanda stres yang tidak sehat. Gejalanya dapat berupa perubahan emosi seperti sedih atau cemas berlebihan, sulit berkonsentrasi, keluhan fisik seperti sakit kepala dan gangguan lambung, hingga perubahan perilaku seperti menarik diri dari lingkungan atau mengalami gangguan tidur.

Guna meningkatkan daya tahan atau resiliensi, masyarakat dianjurkan membiasakan menulis jurnal sebagai sarana mengekspresikan emosi, berbagi cerita dengan orang yang dipercaya, menjalani pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi, tidur yang cukup, dan olahraga secara rutin. Selain itu, membangun batasan diri (boundaries), memiliki komunitas yang suportif, serta menjaga kehidupan spiritual juga dinilai penting dalam mengelola stres.

Selain itu, dr. Debrayat Osiana Sp.KJ juga menegaskan bahwa mencari bantuan profesional bukanlah hal yang perlu ditakuti apabila stres mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.

“Jangan ragu mencari bantuan profesional ketika stres sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, hubungan dengan orang lain, atau produktivitas. Berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater adalah langkah yang tepat untuk mencegah masalah kesehatan mental yang lebih serius,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....