Dokter Tekankan ASI Eksklusif Fondasi Awal Tumbuh Kembang Bayi
- 05 Agt 2026 08:13 WIB
- Ende
Poin Utama
- ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi selama enam bulan pertama kehidupan karena mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang optimal.
- ASI mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, antibodi, dan DHA yang berperan penting dalam perkembangan otak dan daya tahan tubuh bayi.
- ASI lebih mudah dicerna, aman dari risiko kontaminasi, dan komposisinya secara otomatis menyesuaikan dengan kebutuhan dan usia bayi.
RRI.CO.ID, Ende - Dokter Spesialis Anak, dr. Ardanta Dat Topik Tarigan, M.Biomed., Sp.A, menegaskan Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi selama enam bulan pertama kehidupan karena mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang. Penegasan itu disampaikannya dalam Dialog Beranda Asta Cita Spesial Hari ASI Sedunia yang disiarkan RRI Ende, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Menurut dr. Ardanta, ASI mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, antibodi, hingga zat penting seperti DHA yang berperan dalam perkembangan otak dan daya tahan tubuh bayi. Selain itu, ASI lebih mudah dicerna, aman dari risiko kontaminasi, serta komposisinya menyesuaikan kebutuhan dan usia bayi.
Ia juga meluruskan anggapan bahwa produksi ASI ibu sering kali tidak mencukupi kebutuhan bayi. Secara fisiologis, kata dia, sebagian besar ibu mampu menghasilkan ASI yang cukup, sementara persepsi kekurangan ASI umumnya muncul akibat kesalahan memahami perilaku bayi, seperti tangisan yang tidak selalu disebabkan rasa lapar.
Dr. Ardanta menjelaskan kesalahan yang masih sering terjadi dalam praktik menyusui, antara lain posisi dan perlekatan bayi yang kurang tepat, pemberian dot atau susu formula terlalu dini, serta kurangnya pemahaman mengenai manfaat kolostrum. Menurutnya, edukasi yang tepat kepada orang tua menjadi langkah penting untuk mencegah kesalahan tersebut dan meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
| Baca juga: Protokol Isolasi Mandiri Pasien TBC di Rumah |
Bagi ibu bekerja, ia menyarankan agar mulai memerah dan menyimpan ASI beberapa minggu sebelum kembali bekerja sehingga kebutuhan bayi tetap dapat terpenuhi. Dukungan tempat kerja melalui penyediaan ruang laktasi dan waktu khusus untuk memerah ASI juga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pemberian ASI eksklusif.
Ia menambahkan keberhasilan menyusui merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan suami, keluarga, tenaga kesehatan, dan lingkungan sekitar. Menurutnya, dukungan emosional, pendampingan, serta menghindari berbagai mitos terkait pemberian makanan sebelum usia enam bulan akan membantu ibu lebih percaya diri dalam memberikan ASI kepada bayinya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....