Olahraga Berlebihan Justru Dapat Mengganggu Kualitas Tidur

  • 31 Jul 2026 20:39 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta – Olahraga memang membantu meningkatkan kualitas tidur seseorang. Namun, latihan berlebihan justru dapat membuat tubuh sulit beristirahat secara optimal.

Pelatih tidur, Vishal Dasani, menjelaskan tubuh membutuhkan kondisi rileks sebelum memasuki waktu tidur. Rasa lelah saja belum tentu membuat seseorang mudah terlelap.

Menurutnya, banyak orang merasa sangat lelah tetapi sistem saraf masih aktif. Akibatnya, pikiran tetap bekerja sehingga proses tidur menjadi lebih sulit.

"Capek itu tidak sama dengan rileks," ujarnya dalam podcast suara berkelas, Jumat, 17 April 2026. Ia menekankan tubuh memerlukan proses menenangkan sistem saraf sebelum tidur.

Olahraga yang dilakukan secara terstruktur memberikan manfaat terhadap seluruh parameter tidur. Manfaat tersebut meliputi kemudahan tidur hingga kualitas tidur yang lebih dalam.

Sebaliknya, latihan tanpa pengaturan dosis dapat menjadi sumber stres bagi tubuh. Kondisi itu muncul ketika intensitas latihan melampaui kemampuan pemulihan tubuh.

Narasumber menyebut olahraga merupakan bentuk stres fisik yang bersifat positif bila terukur. Dampaknya berubah menjadi negatif apabila porsinya terlalu berlebihan.

Ia menyarankan setiap orang memahami kemampuan fisik sebelum meningkatkan intensitas latihan. Program olahraga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing individu.

Selain olahraga, proses relaksasi sebelum tidur juga perlu menjadi kebiasaan harian. Tubuh yang tenang akan lebih mudah memasuki fase tidur berkualitas.

Pemahaman mengenai dosis latihan diharapkan mencegah masyarakat berolahraga secara berlebihan. Dengan begitu, manfaat olahraga terhadap kualitas tidur dapat dirasakan secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....