Kenali Gejala Stroke dengan SEGERA KE RS, Jangan Tunggu Sampai Terlambat
- 28 Jul 2026 08:09 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Keterlambatan mengenali gejala stroke masih menjadi salah satu penyebab pasien kehilangan kesempatan mendapatkan penanganan optimal. Karena itu, masyarakat diimbau memahami tanda-tanda awal stroke agar dapat segera membawa pasien ke rumah sakit.
Dokter Umum, dr. Fidiyatun, mengatakan stroke merupakan kondisi darurat medis yang memerlukan penanganan secepat mungkin. Semakin lama pasien terlambat mendapatkan terapi, semakin besar risiko kerusakan otak hingga kecacatan permanen.
“Stroke adalah kondisi darurat medis dengan prinsip time is brain. Setiap menit keterlambatan dapat menyebabkan jutaan sel otak mengalami kerusakan. Karena itu, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit agar mendapat penanganan pada periode emas, yaitu kurang dari 4,5 jam sejak gejala muncul,” ujar dr. Fidiyatun dalam dialog Zona Edukasi RRI Labuan Bajo, Senin 20 Juli 2026.
Dirinya juga menjelaskan masyarakat dapat mengenali gejala stroke melalui slogan SEGERA KE RS. Tanda-tanda tersebut meliputi senyum yang tidak simetris atau wajah mencong (SE), gerakan anggota tubuh yang melemah atau tidak simetris (GE), bicara pelo atau tidak jelas (RA), kebas atau kesemutan pada separuh tubuh secara mendadak (KE), rabun atau penglihatan ganda secara tiba-tiba (R), serta sakit kepala hebat yang muncul mendadak (S).
Menurut dr. Fidiyatun, begitu gejala tersebut muncul, pasien harus segera dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Selama menunggu pertolongan, pasien perlu diamankan agar tidak terjatuh dan keluarga sebaiknya mencatat waktu awal munculnya gejala
“Waktu munculnya gejala sangat penting karena menjadi acuan bagi tenaga medis untuk menentukan terapi yang paling tepat. Jangan menunggu gejala membaik sendiri karena setiap menit sangat berharga,” ungkapnya.
Selain mengenali gejala, masyarakat juga perlu memahami bahwa rumah sakit memiliki sistem Code Stroke, yakni mekanisme respons cepat yang melibatkan dokter, perawat, hingga petugas pendaftaran untuk mempercepat penanganan pasien stroke akut.
“Masyarakat perlu mengenali gejala stroke melalui slogan SEGERA KE RS dan menerapkan pola hidup sehat dengan prinsip CERDIK. Semakin cepat pasien ditangani, semakin besar peluang untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi risiko kecacatan,” kata dr. Fidiyatun.
Ia menambahkan, risiko stroke juga dapat ditekan dengan menerapkan pola hidup sehat melalui prinsip CERDIK, yakni cek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok, rajin berolahraga, diet seimbang, istirahat yang cukup, dan kelola stres. Dengan mengenali gejala sejak dini serta segera mencari pertolongan medis, peluang pasien untuk pulih tanpa kecacatan akan semakin besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....