Code Stroke Percepat Penanganan Pasien Stroke, Kenali Gejalanya sejak Dini
- 28 Jul 2026 08:05 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Penanganan cepat menjadi kunci utama dalam menyelamatkan nyawa dan fungsi otak pasien stroke. Untuk itu, rumah sakit menerapkan sistem Code Stroke, yakni respons cepat yang melibatkan berbagai tenaga kesehatan agar pasien stroke akut dapat segera memperoleh terapi yang optimal.
Dokter Umum, dr. Fidiyatun, menjelaskan Code Stroke merupakan sistem yang melibatkan dokter, perawat, hingga petugas pendaftaran untuk mempercepat penanganan pasien yang dicurigai mengalami stroke sejak tiba di rumah sakit.
“Code Stroke merupakan sistem respons cepat di rumah sakit yang melibatkan berbagai profesi, mulai dari dokter, perawat hingga petugas pendaftaran. Tujuannya agar pasien yang dicurigai mengalami stroke akut dapat segera memperoleh terapi yang optimal,” ujar dr. Fidiyatun dalam dialog Zona Edukasi RRI Labuan Bajo, Senin 20 Juli 2026.
Menurutnya, stroke merupakan kondisi darurat medis yang harus segera ditangani. Dalam dunia medis dikenal prinsip time is brain, yang berarti setiap menit keterlambatan dapat menyebabkan jutaan sel otak mengalami kerusakan. Karena itu, pasien harus mendapatkan penanganan dalam periode emas atau golden period, yakni kurang dari 4,5 jam sejak gejala pertama muncul.
“Stroke adalah kondisi darurat medis dengan prinsip time is brain. Setiap menit keterlambatan dapat menyebabkan jutaan sel otak mengalami kerusakan. Karena itu, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit agar mendapat penanganan pada periode emas, yaitu kurang dari 4,5 jam sejak gejala muncul,” jelasnya.
Selain itu, dr. Fidiyatun mengimbau masyarakat untuk mengenali gejala stroke melalui slogan SEGERA KE RS, yaitu senyum tidak simetris atau wajah mencong, gerakan anggota tubuh yang melemah atau tidak simetris, bicara pelo, kebas atau kesemutan pada separuh tubuh secara tiba-tiba, rabun atau penglihatan ganda mendadak, serta sakit kepala hebat yang muncul secara tiba-tiba.
Apabila seseorang mengalami gejala tersebut, langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera membawa pasien ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), mengamankan pasien agar tidak terjatuh, serta mencatat waktu awal munculnya gejala. Informasi mengenai waktu kejadian sangat penting untuk membantu tenaga medis menentukan terapi yang paling tepat.
Selain penanganan cepat, masyarakat juga diingatkan untuk mencegah stroke dengan menerapkan pola hidup sehat melalui prinsip CERDIK, yaitu Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin berolahraga, Diet seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stres.
“Masyarakat perlu mengenali gejala stroke melalui slogan SEGERA KE RS dan menerapkan pola hidup sehat dengan prinsip CERDIK. Semakin cepat pasien ditangani, semakin besar peluang untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi risiko kecacatan,” ucap dr. Fidiyatun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....