Pakar Neurosains: Meluangkan Waktu "Bengong" Baik untuk Kesehatan Otak
- 20 Jul 2026 20:24 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Meluangkan waktu untuk tidak melakukan aktivitas atau yang kerap disebut "bengong" dinilai bermanfaat bagi kesehatan otak. Kebiasaan tersebut dapat membantu memulihkan fokus, memperkuat daya ingat, serta memunculkan kreativitas.
Hal itu disampaikan seorang pakar neurosains dalam sebuah podcast yang tayang pada Senin, 20 Juli 2026. Menurutnya, otak tetap bekerja meski seseorang tampak tidak melakukan aktivitas.
"Ketika kita terlihat sedang bengong, otak sebenarnya sedang bekerja. Ia menghubungkan berbagai informasi yang pernah kita terima," ujarnya.
Ia menjelaskan, saat pikiran mengembara, otak mengaktifkan jaringan yang berperan dalam mengolah pengalaman, menyusun informasi, serta membentuk hubungan antargagasan. Proses tersebut penting untuk memperkuat ingatan dan menghasilkan ide-ide baru.
Menurutnya, banyak orang menganggap waktu tanpa aktivitas sebagai sesuatu yang tidak produktif. Padahal, jeda tersebut menjadi kesempatan bagi otak untuk melakukan proses pemulihan secara alami.
Ia menambahkan, kebiasaan mengisi setiap waktu luang dengan media sosial atau hiburan digital justru mengurangi kesempatan otak untuk beristirahat. Kondisi itu berpotensi menurunkan kemampuan berpikir mendalam dan kreativitas.
"Tidak semua waktu harus diisi dengan rangsangan baru. Otak juga membutuhkan ruang untuk memproses informasi," katanya.
Pakar tersebut menyarankan masyarakat meluangkan waktu beberapa menit setiap hari tanpa menggunakan gawai. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, duduk menikmati suasana, atau membiarkan pikiran mengembara dinilai cukup membantu menjaga kesehatan otak.
Selain meningkatkan kreativitas, jeda tanpa aktivitas juga dapat membantu seseorang mengelola emosi. Menurutnya, otak memiliki kesempatan menyusun kembali berbagai pengalaman sehingga dapat mengurangi kelelahan mental.
Ia menegaskan, keseimbangan antara aktivitas dan waktu beristirahat menjadi salah satu kunci menjaga kesehatan otak. Kebiasaan sederhana tersebut dapat mendukung kemampuan belajar, bekerja, serta mengambil keputusan secara lebih optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....