Peneliti: Scrolling Berlebihan Turunkan Kemampuan Otak
- 20 Jul 2026 20:15 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Kebiasaan menggulir media sosial secara berlebihan dinilai dapat menurunkan kemampuan otak dalam berkonsentrasi. Aktivitas tersebut juga memengaruhi daya ingat dan kemampuan berpikir mendalam.
Pakar neurosains dalam sebuah podcast yang tayang Senin, 20 Juli 2026, menjelaskan otak manusia memerlukan jeda untuk memproses informasi. Namun, kebiasaan berpindah dari satu konten ke konten lain menghambat proses tersebut.
Menurutnya, paparan informasi yang datang tanpa henti membuat otak terus menerima rangsangan baru. Kondisi itu mengurangi kesempatan otak menyimpan informasi ke dalam memori jangka panjang.
Ia mengatakan kebiasaan melakukan banyak aktivitas sekaligus atau multitugas juga memperberat kerja otak. Akibatnya, perhatian menjadi mudah terpecah dan produktivitas menurun.
"Otak manusia sebenarnya tidak dirancang untuk melakukan banyak pekerjaan secara bersamaan. Yang terjadi adalah perpindahan fokus yang sangat cepat, bukan benar-benar multitugas," ujarnya.
Ia menambahkan kebiasaan menggulir media sosial dalam waktu lama memicu seseorang sulit mempertahankan perhatian. Dampaknya dapat dirasakan saat belajar, bekerja, maupun berinteraksi dengan orang lain.
Menurutnya, kemampuan berkonsentrasi perlu dilatih melalui kebiasaan sederhana. Salah satunya mengurangi penggunaan gawai saat mengerjakan pekerjaan yang membutuhkan fokus.
"Semakin sering kita melatih fokus, semakin kuat jaringan otak yang berperan dalam perhatian dan pengambilan keputusan," katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memberikan waktu istirahat bagi otak. Jeda tanpa paparan gawai dinilai membantu otak memulihkan kemampuan berpikir dan mengelola informasi.
Masyarakat diharapkan lebih bijak menggunakan media sosial agar manfaat teknologi tetap diperoleh tanpa mengganggu kesehatan otak dan fungsi kognitif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....