Manfaat Donor Darah Bagi Kesehatan dan Keselamatan Sesama

  • 15 Mei 2026 10:31 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Donor darah kini bertransformasi menjadi gaya hidup modern yang menawarkan manfaat kesehatan luar biasa sekaligus menjadi pahlawan bagi keselamatan nyawa sesama. Aktivitas kemanusiaan ini terbukti mampu menjaga kebugaran fisik pendonor melalui proses regenerasi sel darah yang terjadi secara alami dan berkelanjutan.

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD), dr. Yosefa Lily Londa, mengungkapkan bahwa rutin mendonor akan memicu tubuh untuk memproduksi darah baru yang lebih berkualitas. "Saat kita mendonor, tubuh akan merespons dengan memproduksi sel darah merah baru sehingga metabolisme kita menjadi jauh lebih baik," ujar dr. Lily.

Selain kebugaran, setiap pendonor secara otomatis mendapatkan pemeriksaan kesehatan atau mini check-up gratis untuk mendeteksi kondisi tubuh secara dini. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa darah yang akan disalurkan kepada pasien benar-benar sehat dan terbebas dari berbagai risiko penyakit menular.

Sisi kemanusiaan menjadi poin krusial karena satu kantong darah yang disumbangkan memiliki potensi besar untuk menyelamatkan hingga tiga nyawa sekaligus. dr. Lily menegaskan, "Setetes darah yang diberikan sangat berarti bagi pasien kecelakaan, operasi besar, hingga ibu melahirkan yang mengalami pendarahan hebat di rumah sakit," katanya.

Ketersediaan stok darah yang stabil di Unit Transfusi Darah sangat bergantung pada partisipasi aktif dan kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat. Stigma takut akan jarum suntik harus mulai dikikis dengan memahami bahwa prosedur yang dilakukan saat ini sudah sangat aman dan profesional.

Masyarakat diharapkan tidak perlu ragu untuk datang ke kantor PMI terdekat karena persyaratan untuk menjadi pendonor sebenarnya sangatlah mudah untuk dipenuhi. Syaratnya cukup sederhana, yaitu memiliki berat badan minimal empat puluh lima kilogram dan kondisi jantung serta tekanan darah dalam keadaan normal.

Pemerintah terus mendorong agar kegiatan donor darah menjadi agenda rutin masyarakat setiap tiga bulan sekali demi menjaga stabilitas stok darah nasional. Melalui konsistensi ini, diharapkan tidak ada lagi keluarga pasien yang kesulitan mencari pendonor saat berada dalam situasi darurat medis yang mendesak.

Upaya kolaboratif antara masyarakat dan petugas medis ini menjadi investasi sosial yang tidak ternilai harganya bagi keberlanjutan hidup banyak orang. Mari jadikan donor darah sebagai wujud kepedulian nyata untuk membantu sesama sekaligus cara paling sederhana dalam mencintai kesehatan diri sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....