Nyeri Ulu Hati Tak Selalu Maag, Bisa Jadi Tanda Serangan Jantung
- 06 Mei 2026 12:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan nyeri pada area ulu hati yang tidak kunjung membaik. Meski kerap dianggap sebagai gejala penyakit lambung atau maag biasa, kondisi tersebut bisa menjadi pertanda gangguan kesehatan yang lebih serius, mulai dari luka pada lambung hingga serangan jantung.
Dalam dialog “Zona Edukasi” RRI Labuan Bajo, dokter umum RS Siloam Labuan Bajo, dr. Eunike Eileen, menjelaskan bahwa mendiagnosis sendiri berdasarkan keluhan nyeri perut tanpa pemeriksaan medis dapat berisiko.
Menurutnya, terdapat sejumlah tanda bahaya yang mengharuskan pasien segera mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan.
“Jangan langsung menganggap nyeri ulu hati hanya karena lambung. Banyak kasus yang ternyata berkaitan dengan gangguan jantung. Lebih baik segera memeriksakan diri daripada terlambat karena salah diagnosis,” ujarnya, Selasa 5 Mei 2026.
Ia menuturkan, pada usia di atas 40 tahun, nyeri ulu hati yang disertai sesak napas, rasa tertekan di dada, atau nyeri yang menjalar ke lengan kiri maupun rahang perlu diwaspadai sebagai gejala serangan jantung.
Selain itu, gangguan lambung yang lebih berat seperti tukak lambung atau luka pada saluran cerna juga memiliki tanda khusus, seperti muntah darah, buang air besar berwarna hitam, serta nyeri hebat yang menetap meski sudah mengonsumsi obat lambung.
Lebih lanjut, dr. Eunike menyampaikan, penggunaan obat bebas seperti antasida dapat dilakukan sebagai pertolongan awal. Namun, apabila keluhan terjadi berulang atau berlangsung kronis, pasien dianjurkan menjalani pemeriksaan lanjutan seperti endoskopi untuk mengetahui penyebab pasti.
“Obat hanya meredakan gejala sementara. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan apakah keluhan disebabkan oleh GERD, gastritis, atau bahkan luka pada lambung,” katanya.
Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap gejala nyeri ulu hati yang tidak biasa serta tidak menunda pemeriksaan medis demi mencegah risiko komplikasi yang lebih berat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....