Stunting Pengaruhi Kualitas SDM dan Beban Ekonomi Daerah

  • 05 Mei 2026 14:45 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Stunting berdampak pada kecerdasan dan produktivitas.
  • Berpengaruh pada pendapatan individu dan ekonomi daerah.
  • Meningkatkan beban layanan kesehatan.

RRI.CO.ID, Ende – Stunting tidak hanya berdampak pada kondisi fisik anak, tetapi juga mempengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Dampak ini bahkan dapat dirasakan hingga pada tingkat ekonomi daerah.

Wakil Ketua Persagi Kabupaten Ende, Nur Hadiba Hanum dalam program Indonesia Sehat RRI Ende mengatakan, stunting berpengaruh pada kemampuan anak dalam jangka panjang. “Saat dewasa, kinerjanya kurang bagus sehingga pendapatan menurun dan ini bisa menjadi beban ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, anak yang mengalami stunting cenderung memiliki kemampuan kognitif yang lebih rendah. Hal ini berdampak pada kemampuan belajar saat berada di bangku sekolah.

Keterbatasan dalam menyerap pelajaran akan mempengaruhi prestasi akademik anak. Kondisi ini kemudian berlanjut pada rendahnya produktivitas saat dewasa.

Rendahnya produktivitas akan berdampak pada tingkat pendapatan individu. Secara luas, hal ini dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, stunting juga meningkatkan risiko masalah kesehatan. Anak dengan kondisi tersebut lebih rentan terhadap penyakit dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Karena itu, penanganan stunting tidak bisa dianggap sebagai isu kesehatan semata. Diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk mencegah dampak jangka panjang yang lebih besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....