Waspada Swimmer’s Ear, Risiko Infeksi Telinga

  • 02 Mei 2026 13:37 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia, aktivitas berenang, snorkeling, dan diving menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo. Namun, di balik keseruan menikmati keindahan bawah laut, terdapat risiko kesehatan yang kerap luput dari perhatian, yakni Swimmer’s Ear atau infeksi telinga luar (Otitis Eksterna).

Dokter Umum, dr. Andi Ratnasari, mengungkapkan bahwa infeksi telinga luar sering dialami oleh individu yang aktif melakukan aktivitas air. Kondisi liang telinga yang lembab akibat air yang terperangkap dapat memicu pertumbuhan bakteri maupun jamur.

Menurutnya, secara anatomi liang telinga manusia berbentuk menyerupai huruf “S” dengan panjang sekitar 2,5 sentimeter, sehingga air yang masuk saat berenang berpotensi tertahan di dalam lekukan telinga.

“Ketika berenang, air bisa masuk dan terjebak di liang telinga. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi lembab ini menjadi tempat ideal bagi bakteri dan jamur berkembang,” katanya dalam program Zona Edukasi RRI Labuan Bajo, Senin 27 April 2026.

Ia menjelaskan, gejala infeksi telinga luar tidak hanya berupa rasa gatal, tetapi juga dapat berkembang menjadi nyeri tajam, terutama saat telinga disentuh atau ditarik, rasa penuh seperti ada air yang tertahan, hingga keluarnya cairan dari telinga yang terkadang disertai bau tidak sedap.

Guna mencegah kondisi tersebut, dr. Ratna menyarankan wisatawan menggunakan ear plug atau pelindung telinga saat berenang, segera memiringkan kepala jika air masuk ke telinga, serta mengeringkan telinga bagian luar dengan handuk lembut setelah selesai beraktivitas di air.

“Jangan mengorek telinga menggunakan jari atau benda keras untuk mengeluarkan air, karena justru dapat melukai saluran telinga. Jika muncul nyeri atau gangguan pendengaran setelah berenang, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan,” ungkapnya.

Adapun dengan langkah pencegahan sederhana, wisatawan diharapkan tetap dapat menikmati pesona wisata bahari Labuan Bajo dengan aman tanpa terganggu masalah kesehatan telinga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....