Dinkes Manggarai Barat Tegaskan Kesepakatan CKG Sekolah Harus Jadi Aksi Nyata
- 30 Apr 2026 23:00 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Kegiatan Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah-sekolah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi ditutup dengan sejumlah kesepakatan strategis yang menekankan pentingnya aksi nyata di lapangan, bukan sekadar dokumen administratif.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo, menutup secara resmi kegiatan tersebut di Aula Hotel Green Prundi, Kamis sore, 30 April 2026, dengan menegaskan bahwa seluruh hasil evaluasi harus segera diimplementasikan secara terukur dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Adrianus Ojo mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, jajaran Puskesmas, hingga tim Dinas Kesehatan yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pelaksanaan program CKG di lingkungan sekolah.
“Pertemuan hari ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi telah melahirkan kesepakatan yang jelas, terukur, dan siap dilaksanakan,” kata Adrianus.
Dalam forum evaluasi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama berkomitmen menyiapkan data siswa tervalidasi, menyediakan sarana dan prasarana pemeriksaan di sekolah, memperkuat koordinasi antara pengawas, sekolah, dan Puskesmas, menyusun jadwal pelayanan yang terencana, serta mengoptimalkan kembali peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Sementara itu, jajaran Puskesmas menegaskan kesiapan mereka dalam memperkuat koordinasi lintas sektor di wilayah kerja masing-masing, mengidentifikasi kebutuhan sumber daya, melaksanakan pelayanan CKG secara aktif, melakukan penginputan data melalui aplikasi ASIK secara akurat, serta memberikan umpan balik hasil pemeriksaan kepada sekolah sebagai dasar tindak lanjut.
Di sisi lain, Dinas Kesehatan Manggarai Barat memastikan dukungan penuh melalui penguatan sistem, penyusunan perjanjian kerja sama lintas sektor, verifikasi kebutuhan alat dan logistik, serta peningkatan monitoring, evaluasi, dan pembinaan terhadap seluruh Puskesmas.
Adrianus menekankan bahwa seluruh kesepakatan tersebut harus diwujudkan melalui langkah konkret demi meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan anak usia sekolah.
“Kesepakatan hari ini harus hidup dalam tindakan nyata di lapangan. Komitmen ini adalah fondasi untuk meningkatkan cakupan pelayanan CKG, mendeteksi dini masalah kesehatan anak, dan menyelamatkan masa depan generasi Manggarai Barat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjalankan peran masing-masing secara optimal, di mana sekolah menyediakan ruang dan waktu, Puskesmas hadir memberikan pelayanan, dan Dinas Kesehatan memastikan sistem berjalan efektif.
Dengan semangat kolaborasi lintas sektor yang telah terbangun, Adrianus optimistis Manggarai Barat tidak hanya mampu mencapai target program CKG, tetapi juga membangun generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas.
“Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang telah kita bangun hari ini, saya yakin kita mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kesehatan anak-anak di Manggarai Barat,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....