Nyeri Haid Berat Bisa Jadi Sinyal Gangguan Reproduksi
- 20 Apr 2026 20:21 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Labuan Bajo – Nyeri haid yang berat dan berlangsung terus-menerus tidak boleh dianggap sebagai hal biasa. Kondisi ini dapat menjadi sinyal adanya gangguan pada sistem reproduksi perempuan yang membutuhkan penanganan medis.
Hal ini disampaikan dr. Iwan Tulus Simanjorang dalam program Zona Edukasi RRI Labuan Bajo. Ia menjelaskan bahwa sejumlah penyakit seperti endometriosis dan sindrom ovarium polikistik (PCOS) sering kali diawali dengan keluhan nyeri haid yang tidak normal.
Endometriosis terjadi ketika jaringan yang seharusnya tumbuh di dalam rahim justru berkembang di luar rahim, sehingga memicu nyeri hebat saat menstruasi. Sementara PCOS berkaitan dengan gangguan hormonal yang dapat memengaruhi siklus haid dan kesuburan.
Menurutnya, banyak perempuan baru menyadari adanya gangguan reproduksi setelah menikah, ketika mengalami kesulitan untuk hamil. Padahal, gejala seperti nyeri haid berat sering kali sudah muncul sejak remaja namun diabaikan.
“Keterlambatan diagnosis ini terjadi karena nyeri haid dianggap sebagai kondisi yang wajar, padahal bisa menjadi tanda awal gangguan serius,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa deteksi dini sangat penting untuk mencegah dampak jangka panjang, termasuk gangguan kesuburan. Pemeriksaan medis sejak awal dapat membantu menemukan penyebab dan menentukan terapi yang tepat.
Selain itu, penanganan awal juga dapat dilakukan di rumah, seperti kompres hangat, mandi air hangat, serta olahraga ringan secara rutin untuk membantu mengurangi nyeri. Edukasi ini diharapkan meningkatkan kesadaran perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....