Dismenore atau Penyakit? Kenali Bedanya
- 20 Apr 2026 20:15 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Labuan Bajo – Nyeri haid atau dismenore merupakan kondisi yang umum dialami perempuan saat menstruasi. Namun, tidak semua nyeri haid dapat dianggap normal karena dalam beberapa kasus bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan pada organ reproduksi.
Dalam program Zona Edukasi RRI Labuan Bajo, dr. Iwan Tulus Simanjorang menjelaskan bahwa secara medis nyeri haid terbagi menjadi dua jenis, yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder. Pemahaman ini penting agar masyarakat tidak salah mengartikan kondisi yang dialami.
Dismenore primer merupakan nyeri yang terjadi secara alami akibat kontraksi rahim saat meluruhkan dinding rahim. Proses ini memicu pelepasan zat prostaglandin yang menyebabkan rasa nyeri pada perut bagian bawah.
Kondisi ini umumnya dialami remaja hingga perempuan usia produktif dan masih tergolong normal jika nyerinya ringan hingga sedang, serta dapat mereda dengan istirahat, kompres hangat, atau obat pereda nyeri yang dijual bebas.
Sementara itu, dismenore sekunder merupakan nyeri yang disebabkan oleh gangguan pada organ reproduksi, seperti endometriosis, kista ovarium, hingga infeksi panggul. Nyeri jenis ini biasanya lebih berat, berlangsung lebih lama, dan tidak merespons pengobatan biasa.
“Jika nyeri tidak membaik atau justru semakin parah dari waktu ke waktu, itu bisa menjadi tanda adanya penyakit yang perlu diperiksa lebih lanjut,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti nyeri haid, sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat. Dengan pemahaman yang baik, perempuan diharapkan tidak mengabaikan gejala yang muncul dan lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....