Waspada Vertigo: Bukan Sekadar Pusing Biasa, Kenali Tanda Bahaya ‘Red Flags’

  • 17 Mar 2026 11:47 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Sensasi pusing berputar atau yang dikenal sebagai Vertigo kerap dianggap sepele oleh masyarakat. Padahal, kondisi ini bukan sekadar pusing biasa, melainkan gejala dari gangguan kesehatan tertentu yang berpotensi serius.

Dalam program Zona Edukasi RRI Labuan Bajo, Senin 16 Maret 2026, dr. Imanuel Nababan menjelaskan, vertigo merupakan gangguan keseimbangan yang menimbulkan ilusi seolah-olah diri sendiri atau lingkungan sekitar bergerak atau berputar, meskipun sebenarnya tidak terjadi.

“Vertigo bukan penyakit, melainkan gejala dari suatu kondisi medis yang mendasarinya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, vertigo berkaitan dengan sistem keseimbangan tubuh yang terbagi dalam dua bagian, yakni perifer yang berada di telinga bagian dalam, serta sentral yang terletak di otak, khususnya otak kecil (serebelum).

Lebih lanjut, dr. Imanuel mengungkapkan penyebab vertigo yang paling umum adalah Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV), yaitu gangguan akibat endapan kristal kalsium di saluran telinga bagian dalam. Kondisi ini biasanya dipicu oleh perubahan posisi kepala secara mendadak.

Namun demikian, vertigo juga dapat menjadi tanda penyakit serius seperti Stroke apabila disertai gejala tertentu yang perlu diwaspadai.

Masyarakat diminta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami vertigo yang disertai sejumlah tanda bahaya atau red flags, seperti kelemahan pada satu sisi tubuh, kesulitan berbicara atau bicara pelo, pandangan ganda, penurunan pendengaran secara tiba-tiba, mual dan muntah hebat, hingga penurunan kesadaran.

Guna mencegah dan mengurangi risiko vertigo, dr. Imanuel menyarankan beberapa langkah sederhana, di antaranya menghindari gerakan mendadak, terutama saat bangun dari posisi tidur, serta menerapkan gaya hidup sehat seperti mengurangi konsumsi garam, menjauhi rokok dan alkohol.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengonsumsi obat tanpa resep dokter, karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan, terutama pada organ hati dan ginjal.

Selain itu, kondisi lingkungan juga perlu diperhatikan, seperti menjaga pencahayaan agar tidak terlalu silau serta menciptakan suasana yang tenang guna meminimalkan pemicu vertigo.

“Jangan menyepelekan tanda-tanda yang muncul pada tubuh. Jika vertigo sering berulang, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan untuk mengetahui penyebab pastinya,” ucap dr. Imanuel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....